Ilustrasi - berbagai peristiwa besar Nabi Muhammad SAW yang terjadi di bulan Rabiul Awal (Foto: MUSLIMTRAVELINFO)
JAKARTA - Bulan Rabiul Awal memiliki makna yang sangat istimewa bagi umat Islam.
Dalam sejarah Islam, terdapat tiga peristiwa besar yang terjadi pada bulan ini dan menjadi bagian penting dari perjalanan hidup Rasulullah SAW.
Ketiga peristiwa tersebut hingga kini selalu dikenang umat Muslim di seluruh dunia.
Peristiwa pertama adalah kelahiran Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal Tahun Gajah, bertepatan dengan sekitar tahun 571 Masehi. Kehadiran beliau menjadi rahmat terbesar bagi seluruh alam. Allah SWT berfirman:
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ
“Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107).
Peristiwa kedua yang tak kalah penting adalah hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah ini menandai titik awal berdirinya masyarakat Islam yang lebih kuat, dengan tegaknya persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Anshar. Hijrah juga menjadi fondasi peradaban Islam yang kemudian berkembang pesat.
Peristiwa ketiga adalah wafatnya Rasulullah yang juga terjadi pada 12 Rabiul Awal tahun 11 Hijriah. Umat Islam kala itu diliputi duka mendalam. Abu Bakar Ash-Shiddiq RA kemudian menenangkan umat dengan kalimat yang masyhur:
مَنْ كَانَ يَعْبُدُ مُحَمَّدًا فَإِنَّ مُحَمَّدًا قَدْ مَاتَ، وَمَنْ كَانَ يَعْبُدُ اللَّهَ فَإِنَّ اللَّهَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ
“Barang siapa yang menyembah Muhammad, maka sesungguhnya Muhammad telah wafat. Dan barang siapa yang menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Hidup dan tidak akan mati.” (HR. Bukhari).