Warga Palestina berjuang untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari di tengah serangan Israel yang terus berlanjut di Gaza (FOTO: AL JAZEERA)
JAKARTA - Radio Angkatan Bersenjata Israel melaporkan bahwa proyek rekonstruksi di Gaza selatan telah mendapat lampu hijau dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz.
Pekerjaan pembangunan tersebut bakal difokuskan di sebelah timur Rafah, tepatnya di dalam area yang dikenal sebagai "Garis Kuning" (Yellow Line). Arahan tertulis mengenai proyek ini dilaporkan telah diterbitkan sejak dua pekan lalu.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa proyek ini bertujuan membangun kawasan pemukiman bagi warga Palestina yang terbebas dari kontrol Hamas. Sebagai gantinya, wilayah tersebut akan dikelola di bawah pengawasan pasukan multi-nasional sebagaimana dirancang oleh Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Donald Trump.
Kendati demikian, penempatan rumah prefabrikasi (caravans) dan bangunan portabel baru diizinkan paling cepat pada November mendatang—yakni usai pelaksanaan pemilu legislatif di Israel.
Sementara itu, Menteri Transportasi Israel Miri Regev menegaskan bahwa pemulihan Gaza dapat dimulai di wilayah mana pun yang telah tuntas menjalani proses pelucutan senjata.
"Jika Anda ingin Gaza dipulihkan, prosesnya bisa dimulai di area mana saja yang telah bersih dari persenjataan," tegas Regev.