• News

Bank Dunia Kucurkan Hibah Rp1,6 Triliun ke Suriah

M.Habib Saifullah | Minggu, 09/08/2026 15:15 WIB
Bank Dunia Kucurkan Hibah Rp1,6 Triliun ke Suriah Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Menteri Keuangan Suriah Mohammed Yisr Barnieh menegaskan seluruh hibah Bank Dunia untuk Republik Arab Suriah bersifat tanpa kewajiban pengembalian (non-repayable) dan tidak membebani kas negara.

Ia mengaitkan kepercayaan internasional tersebut dengan tata kelola dan transparansi pengelolaan dana pembangunan sebelumnya yang diterapkan pemerintah Suriah secara akuntabel.

Pada Jumat (7/8), Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui tambahan hibah sebesar 100 juta dolar AS (sekitar Rp1,6 triliun) dari Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA).

Kucuran dana tersebut dialokasikan untuk mendukung Suriah dalam membangun sektor keuangan yang modern, aman, dan berbasis digital.

Barnieh menjelaskan bahwa investasi pada infrastruktur keuangan merupakan batu pijakan utama dalam mengembangkan sektor finansial sekaligus memperkuat stabilitas dan inklusi keuangan di dalam negeri.

Ia menekankan bahwa implementasi yang tepat serta manajemen keuangan yang sehat sangat krusial guna memaksimalkan dampak pembangunan dari aktivitas ekonomi, sekaligus menarik paket pendanaan tambahan di masa mendatang.

Barnieh merinci bahwa pembiayaan pembangunan sebelumnya telah mencakup berbagai sektor vital, di antaranya 146 juta dolar AS untuk sektor ketenagalistrikan, 75 juta dolar AS untuk kesehatan, 150 juta dolar AS untuk air bersih, dan 20 juta dolar AS untuk tata kelola keuangan publik.

Lebih lanjut, Barnieh menyampaikan bahwa upaya untuk mengamankan hibah baru dari Bank Dunia akan terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan, dengan menyasar sektor-sektor strategis seperti pendidikan, pertanian, transportasi, perlindungan sosial, dan pengelolaan lingkungan.

Ia memperkirakan total nilai hibah dari Bank Dunia berpotensi menembus hampir 1 miliar dolar AS dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Menteri Keuangan Suriah tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Bank Dunia atas respons positif yang diberikan, serta memuji kerja keras Departemen Kerja Sama Internasional di Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat.

Dengan persetujuan hibah kelima ini, total nilai hibah pembangunan dari Bank Dunia untuk Suriah kini resmi mencapai 491 juta dolar AS.

Barnieh optimistis pendanaan tersebut bakal membantu mengakhiri isolasi keuangan Suriah, mempermudah arus transaksi perdagangan dan investasi, serta membuka jalan bagi pemulihan konektivitas Suriah dengan saluran keuangan internasional sesuai standar transparansi dan integritas yang tinggi.

Bank Dunia menyalurkan pembiayaan kepada negara-negara anggota melalui lembaga-lembaga di bawah naungan Grup Bank Dunia.

Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) merupakan salah satu dari lembaga tersebut yang bertugas menyediakan hibah dan pembiayaan konsesional bagi negara-negara berpenghasilan rendah yang memenuhi syarat, guna mendukung pembangunan, mengentaskan kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.