• News

Dampak Permukiman dan Wisata Lokal, Penumpang Commuter Line di Stasiun Citeras Meningkat

Aliyudin | Rabu, 05/08/2026 14:46 WIB
Dampak Permukiman dan Wisata Lokal, Penumpang Commuter Line di Stasiun Citeras Meningkat Stasiun Citeras, Rangkasbitung, Banten. Foto: kai/katakini

JAKARTA – Dampak pembangunan kawasan permukiman dan geliat pariwisata lokal, volume penumpang di Stasiun Citeras, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mencatatkan tren pertumbuhan pengguna yang positif.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan bahwa saat ini, Stasiun Citeras melayani sebanyak 115 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung setiap harinya.

Untuk memfasilitasi kebutuhan para penglaju yang beraktivitas ke arah Jakarta dan sekitarnya, pemberangkatan pertama dari Stasiun Citeras beroperasi mulai pukul 04.10 WIB dengan tujuan akhir Stasiun Tanah Abang dan jadwal terakhir dari Stasiun Tanah Abang di Stasiun Citeras pukul 00.48 WIB.

“Dari sisi keterangkutan, Stasiun Citeras mencatat rata-rata volume pengguna harian sebanyak 1.306 orang per hari pada hari kerja. Sementara itu, pada akhir pekan, volume pengguna mengalami kenaikan signifikan sebesar 13%, dengan rata-rata keterangkutan mencapai 1.400 orang per hari,” jelas Karina, Rabu (5/8/2026).

Menurut Karina, peningkatan volume pengguna ini didorong oleh dua faktor utama. Pertama, pesatnya pertumbuhan kawasan pemukiman di sekitar stasiun yang menjadikan kawasan Citeras sebagai daya tarik utama bagi para pengembang perumahan berbasis transit.

Kedua, tingginya antusiasme masyarakat dan wisatawan yang memanfaatkan Commuter Line untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata populer di kawasan Rangkasbitung, seperti objek wisata religi Gua Maria Bukit Kanada dan ruang terbuka hijau Balong Ranca Lentah.