• Info MPR

Buka LCC Empat Pilar Maluku Utara, Wagub Apresiasi Upaya Siswa Pulau Taliabu

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 25/07/2026 23:36 WIB
Buka LCC Empat Pilar Maluku Utara, Wagub Apresiasi Upaya Siswa Pulau Taliabu Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe membuka LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Maluku Utara di Ballroom Gamalama, Bella Hotel, Kota Ternate (Foto: Humas MPR)

JAKARTA - Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, memberikan apresiasi kepada siswa-siswi SMAN 1 Pulau Taliabu yang menjadi salah satu peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Maluku Utara. Para pelajar tersebut harus menempuh perjalanan laut selama dua hari dua malam dari Kabupaten Pulau Taliabu menuju Kota Ternate untuk mengikuti perlombaan.

Menurut Sarbin, perjuangan para pelajar tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan menggapai cita-cita.

"Saya tahu itu, kalau berangkat dari Pulau Taliabu menuju Ternate memang dua hari dua malam. Apalagi cuaca kadang tidak bersahabat. Saya bersyukur anak-anak Taliabu bisa hadir di sini. Perjuangan mereka luar biasa," kata Sarbin.

Hal tersebut disampaikan Sarbin saat membuka LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Maluku Utara di Ballroom Gamalama, Bella Hotel, Kota Ternate, Jumat (24/7/2026). Mengawali sambutannya, Sarbin juga mengucapkan selamat memperingati Hari Anak Nasional ke-42 yang diperingati sehari sebelumnya.

Sarbin mengajak para pelajar untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pengamalan nilai-nilai kebangsaan menjadi salah satu kunci dalam mempersiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

"Kita bangga melalui LCC Empat Pilar MPR, hari ini dapat berhadapan dengan anak-anak bangsa, para pemilik masa depan. Generasi yang kita siapkan harus menjadi generasi yang berbeda dengan generasi kita hari ini," ujarnya.

Ia mengatakan, Indonesia telah memiliki fondasi kebangsaan yang kuat melalui Empat Pilar MPR RI. Karena itu, tantangan generasi saat ini bukan sekadar memahami konsep Empat Pilar, tetapi bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Peran Generasi dalam Mengelola Potensi Besar Maluku Utara

Sarbin mengatakan, Maluku Utara memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari nikel, emas, bijih besi, hingga berbagai sumber daya alam lainnya. Potensi tersebut, kata dia, harus dikelola oleh generasi yang memiliki wawasan kebangsaan dan memahami Indonesia secara utuh.

Karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan agar mampu menghadirkan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada seluruh rakyat dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Menutup sambutannya, Sarbin mengingatkan bahwa LCC Empat Pilar MPR RI bukan sekadar ajang kompetisi. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai sportivitas, serta mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.

"NKRI sudah final. Tugas kita sekarang adalah memastikan pembangunan berjalan merata dari Aceh sampai Papua agar kesejahteraan dirasakan seluruh rakyat Indonesia," ucapnya.

Juara Provinsi Diminta Siap Hadapi Grand Final Nasional

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, S.E., M.M., mengingatkan seluruh peserta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Pasalnya, juara tingkat Provinsi Maluku Utara akan mewakili Maluku Utara pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI di Jakarta pada Agustus 2026.

"Yang mewakili ke Jakarta bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa nama Maluku Utara. Jadi harus belajar lebih baik karena akan menghadapi juara-juara dari 37 provinsi lainnya," kata Siti.

Ia juga meminta para peserta untuk tetap percaya diri selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut menguasai dan menghafal materi Empat Pilar MPR RI, tetapi juga harus mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Siti mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai kejujuran, kebersamaan, dan sportivitas selama perlombaan berlangsung.

Babak final tingkat Provinsi Maluku Utara diikuti sembilan sekolah terbaik, yakni SMAN 8 Kota Ternate, SMKN 1 Kota Ternate, MAN 1 Tidore, SMAN 1 Kota Ternate, SMAN 2 Halmahera Timur, SMAN 1 Kota Tidore Kepulauan, SMAN 7 Halmahera Selatan, SMAN 1 Pulau Morotai, dan SMAN 1 Pulau Taliabu.

Para peserta harus melewati tiga babak penyisihan sebelum memasuki babak final. Dalam perlombaan, peserta menjawab pertanyaan dalam tiga sesi, yakni Sesi Wawasan Empat Pilar, Sesi Tematik Empat Pilar, dan Sesi Rebutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal MPR RI Herry Putra, S.H.; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Dr. Abubakar Abdullah; Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal MPR RI Dra. Triyatni; Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan Setjen MPR RI Kartika Indriati Sekarsari, S.E., M.AP.; serta para dewan juri daerah, yakni Lektor Kepala Universitas Terbuka Ternate Dr. Muhlis Hafel, M.Si.; Lektor Kepala Program Studi PPKn FKIP Universitas Khairun Dr. Syafril Muhammad, M.Hum.; dan Dosen Program Studi PPKn FKIP Universitas Khairun Dr. Misrina, S.IP., M.A.