Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (EU) Kaja Kallas (Foto: REUTERS)
JAKARTA - Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (EU) Kaja Kallas menyoroti “situasi ganjil” di Selat Hormuz, yang berada di antara perang dan damai karena belum ada kesepakatan resmi antara pihak-pihak yang berkonflik.
Ketika berbicara di sela pertemuan informal para menteri luar negeri EU di Yunani, Kamis, ia mencatat bahwa situasi di Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina menjadi agenda utama pembicaraan.
"Selat Hormuz berada dalam situasi ganjil antara perang dan damai," kata Kallas.
Menegaskan bahwa kebebasan navigasi merupakan kepentingan semua orang, ia menyeru agar pihak-pihak yang berkonflik dalam segera mencapai kesepakatan damai.
"Sungguh demi kepentingan semua orang bahwa kebebasan navigasi dihormati di Selat Hormuz, karena semua orang membayar harga yang sangat mahal untuk ini," tegasnya.
Kallas mengatakan para menlu EU juga akan membahas aspek lain dari situasi Timur Tengah, bagaimana hal itu berdampak pada mereka, dan bagaimana mereka dapat bekerja sama dalam masalah-masalah ini.
Ia menambahkan bahwa mereka juga akan membahas perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung, serta kemungkinan negosiasi.
Sumber: Anadolu