Masjidil Haram (Foto: MCH2024/Kemenag)
JAKARTA - Melaksanakan ibadah haji adalah momentum sekali seumur hidup yang sangat berharga. Untuk memaksimalkan "tabungan" pahala selama berada di Tanah Suci, Anda bisa melakukan berbagai ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa dibandingkan jika dilakukan di tempat lain.
Ibadah tambahan atau amalan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW dan para ulama akan membuat ibadah haji lebih bermakna, dan berpotensi lebih besar memperoleh derajat mabrur.
Berikut ini berbagai ibadah tambahan yang bisa Anda lakukan agar pahala haji makin maksimal:
1. Memperbanyak Thawaf Sunnah
Khusus di Masjidil Haram, ibadah "penghormatan" masjid bukanlah salat Tahiyatul Masjid, melainkan Thawaf. Selama Anda memiliki waktu luang, lakukanlah thawaf sunnah. Ini adalah ibadah yang tidak bisa dilakukan di belahan bumi mana pun selain di Makkah.
2. Salat Berjamaah di Masjidil Haram & Masjid Nabawi
Jangan melewatkan salat lima waktu di kedua masjid suci ini. Di Masjidil Haram, setiap sujud yang Anda lakukan bernilai 100.000 kali lipat dibandingkan dengan salat di masjid lainnya.
sementara di Masjid Nabawi, satu kali salat setara dengan 1.000 kali lipat pahala, sebuah kesempatan emas untuk melipatgandakan tabungan akhirat yang tidak mungkin ditemukan di tempat lain.
3. Memperbanyak Bacaan Talbiyah
Sejak mengenakan ihram hingga melempar Jumrah Aqabah, basahi lidah dengan kalimat: “Labbbaikallahumma Labbaik...” Ini adalah syiar utama haji yang sangat dicintai Allah SWT.
4. Iktikaf dan Membaca Al-Qur`an
Manfaatkan waktu di antara dua waktu salat (misalnya antara Maghrib dan Isya) untuk tetap berdiam diri di dalam masjid sembari mengkhatamkan Al-Qur`an. Suasana spiritual di Tanah Suci akan memberikan tadabbur yang lebih mendalam.
5. Bersedekah kepada Sesama Jemaah atau Petugas
Sedekah tidak harus besar. Memberikan air minum, kurma, atau sekadar membantu jemaah lansia yang kesulitan jalan memiliki nilai pahala yang besar, terutama dalam kondisi fisik yang melelahkan saat puncak haji.
6. Memperbanyak Doa di Tempat Mustajab
Maksimalkan setiap detik Anda untuk bersimpuh dan memanjatkan doa di titik-titik yang dikenal mustajab, mulai dari syahdunya Multazam di antara Hajar Aswad dan pintu Ka`bah hingga kesucian Hijr Ismail.
Jangan lewatkan pula momen penuh keberkahan saat bersujud di belakang Makam Ibrahim serta ketulusan dalam berdzikir di atas bukit Shafa dan Marwah yang bersejarah.
7. Zikir Pagi dan Petang
Jangan biarkan waktu terbuang sia-sia saat mengantre bus, menunggu waktu wukuf, atau saat di tenda Mina. Gunakan tasbih digital atau jari Anda untuk terus berzikir kepada Allah.