JAKARTA - Doa tolak bala dan penangkal sihir menjadi salah satu amalan yang kerap dicari umat Muslim ketika menghadapi gangguan, merasa tidak tenang, atau ingin menjaga diri dari bahaya yang tidak terlihat.
Dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW telah mengajarkan berbagai doa perlindungan yang bersumber dari Al-Qur’an dan sunnah. Doa-doa ini tidak hanya menguatkan jiwa, tetapi juga menjadi bentuk tawakal kepada Allah SWT.
Ulama menjelaskan bahwa ajaran Rasulullah SAW berkaitan dengan perlindungan diri sangat menekankan zikir, membaca ayat-ayat Al-Qur’an tertentu, serta memohon penjagaan langsung kepada Allah SWT.
Beberapa bacaan yang dianjurkan terbukti menjadi bagian dari rutinitas harian Nabi, khususnya untuk menolak bala, menghindari gangguan jin, dan menangkal sihir.
Salah satu amalan utama adalah membaca Ayat Kursi, yang dikenal sebagai ayat perlindungan paling kuat. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang membaca Ayat Kursi sebelum tidur, maka Allah akan mengutus malaikat penjaga hingga pagi hari.
Bacaan ini diyakini mampu menghalau marabahaya yang bersifat gaib maupun nyata.
Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255):
اللّٰه٠لَآ Ø¥Ùلٰهَ Ø¥Ùلَّا Ù‡ÙÙˆÙŽ الْØÙŽÙŠÙ‘٠الْقَيّÙوْم٠ۚ لَا ØªÙŽØ£Ù’Ø®ÙØ°Ùه٠سÙنَةٌ وَلَا نَوْمٌ Ûš لَهٗ مَا ÙÙÙŠ السَّمٰوٰت٠وَمَا ÙÙÙŠ الْاَرْض٠ۗ مَنْ ذَا الَّذÙيْ يَشْÙَع٠عÙنْدَهٗٓ اÙلَّا Ø¨ÙØ§ÙذْنÙهٖ Û— يَعْلَم٠مَا بَيْنَ اَيْدÙيْهÙمْ وَمَا خَلْÙÙŽÙ‡Ùمْ Ûš وَلَا ÙŠÙØÙيْطÙوْنَ Ø¨ÙØ´ÙŽÙŠÙ’ء٠مّÙنْ عÙلْمÙهٖٓ اÙلَّا بÙمَا شَاۤءَ Ûš ÙˆÙŽØ³ÙØ¹ÙŽ ÙƒÙØ±Ù’سÙيّÙه٠السَّمٰوٰت٠وَالْاَرْضَ Ûš وَلَا ÙŠÙŽÙ€Ù”ÙوْدÙهٗ ØÙÙْظÙÙ‡Ùمَا Ûš ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ الْعَلÙيّ٠الْعَظÙيْمÙ
Selain Ayat Kursi, Rasulullah SAW juga menganjurkan membaca tiga surah perlindungan, yaitu Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Ketiga surah ini diyakini ampuh sebagai benteng dari sihir, hasad, serta gangguan makhluk halus.
Surah Al-Falaq:
Ù‚Ùلْ أَعÙÙˆØ°Ù Ø¨ÙØ±ÙŽØ¨ÙÙ‘ الْÙÙŽÙ„ÙŽÙ‚Ù • Ù…Ùنْ شَرÙÙ‘ مَا خَلَقَ • ÙˆÙŽÙ…Ùنْ شَرÙÙ‘ غَاسÙÙ‚Ù Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ وَقَبَ • ÙˆÙŽÙ…Ùنْ شَرÙÙ‘ النَّÙَّاثَات٠ÙÙÙŠ الْعÙقَد٠• ÙˆÙŽÙ…Ùنْ شَرÙÙ‘ ØÙŽØ§Ø³ÙØ¯Ù Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ ØÙŽØ³ÙŽØ¯ÙŽ
Surah An-Nas:
Ù‚Ùلْ أَعÙÙˆØ°Ù Ø¨ÙØ±ÙŽØ¨ÙÙ‘ النَّاس٠• Ù…ÙŽÙ„Ùك٠النَّاس٠• Ø¥Ùلٰه٠النَّاس٠• Ù…Ùنْ شَرÙÙ‘ الْوَسْوَاس٠الْخَنَّاس٠• الَّذÙيْ ÙŠÙÙˆÙŽØ³Ù’ÙˆÙØ³Ù ÙÙيْ ØµÙØ¯Ùوْر٠النَّاس٠• Ù…ÙÙ†ÙŽ الْجÙنَّة٠وَالنَّاسÙ
Tidak hanya itu, terdapat pula doa perlindungan yang sangat populer di kalangan sahabat dan sering dibaca Rasulullah SAW pada pagi dan petang.
Doa Perlindungan dari Segala Bahaya:
Ø¨ÙØ³Ù’م٠اللّٰه٠الَّذÙيْ لَا ÙŠÙŽØ¶ÙØ±Ù‘٠مَعَ اسْمÙه٠شَيْءٌ ÙÙÙŠ الْأَرْض٠وَلَا ÙÙÙŠ السَّمَاء٠وَهÙÙˆÙŽ السَّمÙيْع٠الْعَلÙيْمÙ
“Dengan nama Allah yang dengan menyebut-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Rasulullah SAW mengajarkan doa ini untuk dibaca tiga kali pada pagi dan sore, sebagai benteng dari segala gangguan.
Para ulama mengingatkan bahwa seluruh doa perlindungan harus disertai keyakinan penuh kepada Allah SWT. Doa bukan sekadar ucapan, tetapi juga bentuk penyerahan diri yang membuat hati lebih tenang dan terhindar dari rasa takut terhadap ancaman gaib.
Dengan mengamalkan doa-doa tersebut secara rutin, umat Muslim diharapkan dapat merasakan ketenangan batin sekaligus perlindungan dari berbagai bentuk bahaya, termasuk sihir dan gangguan jin. Selain itu, menjaga wudu, memperbanyak zikir, serta menghindari tempat yang rawan energi negatif juga menjadi bagian penting dalam menjaga diri sesuai ajaran Rasulullah SAW.



