Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah mendorong pemerintah segera melakukan reformasi kebijakan subsidi energi agar lebih tepat sasaran dan tidak terus membebani anggaran negara
Sebagai bentuk dukungan itu, Eddy menyampaikan usulannya untuk mengalihkan pola subsidi yang selama ini diberikan pada barang, diubah dengan diberikan langsung pada masyarakat.
Miris, Subsidi Energi Berpotensi Tidak Tepat Sasaran Capai Rp100 Triliun
Subsidi Energi 2025 Turun, Sri Mulyani Sebut Penyebabnya
Realisasi subsidi energi pada 2022 itu terdiri dari subsidi BBM dan LPG sebesar Rp97,8 triliun dan subsidi listrik sebesar Rp59,8 triliun
Sri Mulyani Blak-blakan, Subsidi Rp502 Triliun Mayoritas Dinikmati Orang Kaya
Menurut anggota Komite IV DPD RI itu, memastikan pendapatan dan daya beli masyarakat yang terjaga menjadi kunci bagi ketahanan ekonomi nasional di tengah ancaman stagflasi ekonomi global.
Website BPH Migas sudah bisa dihitung harga Premium, Solar, Pertamax dan lainnya seharusnya sudah mengalami kenaikan.