Wakil Ketua MPR RI ini juga menegaskan perayaan Imlek itu bukan lagi tentang identitas semata, tetapi tentang bagaimana masyarakat majemuk dengan keberagaman budaya yang tinggi dikelola menjadi kekuatan untuk membangun bangsa.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan aspek inklusivitas harus menjadi perhatian bersama dalam proses pembangunan nasional, antara lain dengan konsisten memberi kesempatan bekerja bagi penyandang disabilitas di tanah air
Menurut Lestari, mewujudkan perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menjadi pusat inovasi, solusi, dan pemberdayaan masyarakat, merupakan langkah strategis yang harus segera direalisasikan sebagai bagian dari upaya pencapaian target-target pembangunan.
Menurut Lestari, target-target pembangunan di sektor pendidikan harus segera diikuti dengan langkah nyata yang mendukung pencapaian target tersebut, mengingat tantangan yang dihadapi tidak mudah.
"Semua itu adalah fakta dan tercatat dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Artinya, tujuan kita bernegara sebenarnya sudah bisa dicapai dengan menerapkan sistem pembangunan nasional tanpa melakukan amandemen UUD. Tentu saja harus dibarengi kerja- kerja yang baik, konsisten dan tanpa kenal lelah," ujarnya.