Harga emas Antam pada hari ini mengalami penurunan Rp30.000 dari semula Rp2.837.000 menjadi Rp2.807.000 juta per gram.
Harga jual emas Galeri24 meroket lagi dari semula Rp2.766.000 menjadi Rp2.854.000 per gram atau naik Rp85.000
Harga emas UBS dan Galeri24 menunjukkan dua produk buatan Galeri24 dan UBS kompak mengalami kenaikan
Emas Antam Hari Ini Turun Rp14.000 Menjadi Rp2,57 Juta per Gram
Harga emas Antam pada Kamis (4/12/2025) hari ini terpantau mengalami penurunan Rp6.000 sehinggaa menjadi Rp2.406.000 per gram
Harga emas Antam mengalami kenaikan Rp2.000 dari awalnya Rp2.413.000 menjadi Rp2.415.000 per gram pada Senin 1 Desember 2025
Harga emas Antam mengalami penurunan menjadi Rp2.278.000 dari semula Rp2.290.000 per gram
Harga emas Antam turun Rp15.000 menjadi Rp2.267.000 dari semula Rp2.282.000 per gram
Harga emas pada Minggu (20/7/2025) menunjukkan harga dua produk logam mulia, yakni buatan UBS dan Galeri24 yang mengalami fluktuasi harga jual dari hari sebelumnya
Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Sabtu (19/7) mengalami kenaikan Rp10.000 dari semula Rp1.917.000 menjadi Rp1.927.000 per gram
Harga dua produk logam mulia, yakni buatan UBS dan Galeri24, kembali mengalami kenaikan harga jual selama tiga hari beruntun atau sejak 11 Juli
Harga emas Antam yang terpantau naik Rp6.000, kini harga emas dibanderol Rp1.942.000 dari semula Rp1.936.000 per gram
Melesat Rp11.000, Harga Emas Antam jadi Rp1.521.000 per Gram
Harga Emas Turun, Saatnya Investasi Logam Mulia
Harga emas turun ke level terendah dalam 10 pekan terakhir dan semakin murah pada Kamis (28/4/2022) akibat kenaikan nilai tukar (kurs) dolar Amerika Serikat (AS), sehingga menekan permintaan terhadap emas batangan.
Harga emas turun 1 persen pada hari ini, Jumat (22/4/2022) yang merupakan penurunan mingguan terbesar sejak pertengahan Maret.
Kembali memanasnya krisis Rusia-Ukraina dan meluasnya tekanan inflasi global membuat emas batangan masih membukukan kenaikan mingguan dalam dua pekan berturut-turut.
Harga emas Rabu (13/4/2022) naik tipis karena kekhawatiran memanasnya eskalasi konflik Rusia - Ukraina mendongkrak permintaan terhadap aset safe haven logam mulia.
Harga emas tergelincir terbatas pada perdagangan Senin (11/4/2022) seiring melonjaknya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) yang mendorong nilai tukar dolar AS.
Selain karena konflik Rusia - Ukraina yang mulai mereda, pasar emas bergejolak juga akibat pembalikan kurva imbal hasil Obligasi Pemerintah AS yang bisa menjadi pertanda akan terjadi resesi.