Secara bahasa, kata "takabbur" berasal dari bahasa Arab: تَكَبُّر (takabbur), yang bermakna menyombongkan diri atau merasa lebih tinggi daripada yang lain. Kata ini merupakan bentuk dari akar kata كَبُرَ (kabura) yang berarti besar.
Setiap manusia mungkin pernah melakukan prasangka buruk atau su`udzon, dalam Islam, berburuk sangka atau su’udzon bukan hanya dianggap sebagai penyakit hati, tetapi juga termasuk dalam dosa
Iri dan dengki adalah dua sifat yang dapat merusak hati dan menjauhkan seseorang dari ketenangan hidup