Sesi II, IHSG terkoreksi parah hingga 1,36 persen ke level 9.010
Aktivitas transaksi tercatat cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 62,8 miliar saham dan nilai transaksi Rp25,57 triliun
Pagi Ini, IHSG dibuka naik 0,24 persen ke level 9.156,19 atau menyentuh level All Time High
Aktivitas transaksi tercatat cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 75,37 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp34,31 triliun
Volume transaksi pada sesi I mencapai 37,44 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 16,8 triliun
Sebanyak 330 saham menguat, 196 melemah, dan 432 lainnya stagnan
Peringkat pertama jajaran Top Losers ditempati oleh saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS), terjun bebas sebesar 27,04%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang pada periode perdagangan 12-15 Januari 2026
Penutupan perdagangan awal pekan, Senin (12/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berakhir di zona merah
Transaksi perdagangan mencapai Rp27,2 triliun dari 53,8 miliar saham yang diperdagangkan
IHSG bergerak di zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi intraday di 8.816,15
Sebelumnya, rekor intraday IHSG tercatat pada 11 Desember 2025 di level 8.776,97
Sebanyak 313 saham di zona hijau, 206 melemah, dan 439 lainnya stagnan
Meski IHSG menguat signifikan, namun deretan saham ini justru jadi pemberat dan masuk jajaran Top Losers pekan ini
IHSG periode 29-30 Desember 2025 dan 2 Januari 2026 menduduki level 8.748. Lonjakan indeks itu, ditopang menguatnya saham sejumlah emiten
Data perdagangan BEI periode 29-30 Desember 2025 dan 2 Januari 2026 menunjukkan IHSG menduduki level 8.748
Total volume transaksi tercatat 24,2 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp11,7 triliun
Sebanyak 487 saham menguat, 228 saham melemah, dan 243 saham stagnan
Pagi ini IHSG dibuka menguat 0,34 persen ke level 8.676