Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menilai, Pilkada tidak langsung justru berpotensi mempertahankan masalah klasik seperti tingginya biaya politik, praktik politik uang, hingga lemahnya netralitas aparatur negara
Gagasan yang dilontarkan tersebut, tentu sudah disepakati oleh pimpinan partai politik. Terutama yang saat ini tergabung dalam koalisi pemerintahan.