Kemungkinan terjadinya money politics sangat kecil dibanding misalnya dibanding pilkada langsung dengan pemilih masyarakat satu kabupaten. Mengawasi orang se-kabupaten itu tidak mudah dan kemungkinan terjadinya money politics jauh lebih besar
Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menilai, Pilkada tidak langsung justru berpotensi mempertahankan masalah klasik seperti tingginya biaya politik, praktik politik uang, hingga lemahnya netralitas aparatur negara
Anggota Komisi II DPR RI Indrajaya mendukung usulan agar pemilihan kepala daerah (pilkada) lewat DPRD. Alasannya, biaya pesta demokrasi secara langsung di daerah yang mahal menyebabkan banyak kepala daerah terjerat kasus korupsi.