Amerika dipandang sebagai provokator yang merusak nilai-nilai kemanusiaan dan keselamatan bangsa lain demi ambisi hegemoninya di kawasan Timur Tengah.
Bandara Internasional Soetta, Tangerang, Banten, mengungkapkan aktivitas penerbangan menuju Timur Tengah terdapat pembatalan dan penundaan.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memberitahukan bahwa tidak ada kapal yang diizinkan melintasi Selat Hormuz.