Pada Rabu (18/3/2026), pukul 22.20 WITA tidak lagi ditemukan antrean kendaraan di area tollgate pelabuhan.
Kendaraan mulai berangsur terurai dan terpantau padat mengalir dengan panjang antrean sekitar 20 kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan jumlah penumpang pada Angkutan Lebaran 2026 mencapai 1,67 juta orang di lintasan Ketapang–Gilimanuk.
Proyek ini ditargetkan akan selesai pada akhir November 2023, sehingga dapat beroperasi saat layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru mendatang.
Saat ini pihak Basarnas masih terus melakukan evakuasi di lokasi.