Ada guru yang hanya digaji Rp250.000 per bulan, itupun terkadang tidak pasti. Mereka menyebutnya ‘pakai yen’: kalau ada uang, dikasih, kalau tidak, ya tidak apa-apa. Ini bukan hanya menyedihkan, tapi memprihatinkan
Perempuan yang akrab disapa Ibu Titi ini juga menuturkan, CPNS baru ini diharapkan dapat berkontribusi nyata bagi MPR RI, tidak hanya dalam mendukung kegiatan kelembagaan dan sekretariat, namun juga memperkuat sistem pendukung (supporting system) bagi pimpinan MPR