Perangkat itu rusak parah dan belum dikletahui apakah itu perekam data penerbangan atau perekam suara kokpit.
Saham pembuat pesawat itu turun 4,5% pada awal perdagangan, sementara ADR maskapai China yang terdaftar di AS turun sekitar 9%.
Media mengutip seorang pejabat penyelamat yang mengatakan pesawat itu hancur dan menyebabkan kebakaran hutan bambu.