Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Aimah Nurul Anam menyoroti persoalan pelik stabilisasi harga pangan, khususnya beras, yang kian hari semakin mencekik leher rakyat.
Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita menyoroti anomali harga beras nasional. Ia mempertanyakan mengapa harga beras di pasaran tetap tinggi, padahal stok cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat melimpah.
Kenaikan ini ditetapkan melalui Keputusan Kepala Bapanas Nomor 299 Tahun 2025 sebagai langkah jangka pendek untuk menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi beras di dalam negeri.
Aalangkah membanggakan lagi adalah ketika stok tersebut diikuti ketentraman masyarakat terhadap beras. Karena isu beras mudah disalahgunakan
NFA Siapkan Beberapa Alternatif Standar Mutu dan Harga Beras
Anggota Komisi IV DPR RI Slamet meminta pemerintah agar segera merevisi kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras agar lebih berkeadilan bagi seluruh pihak, mulai dari petani, pedagang, hingga konsumen.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan menyoroti keresahan para pelaku penggilingan padi terhadap ancaman sanksi pidana akibat menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET)
Pemerintah harus segera turun tangan. Tidak hanya menghitung stok, tapi memastikan beras benar-benar sampai ke masyarakat dengan harga terjangkau.
Respons Jokowi Tentang Penilaian Harga Beras Indonesia Mahal
Kata BPS Tentang Naiknya Harga Beras Juli 2024
NFA Beberkan `Action` Pemerintah Stabilkan Harga Beras
Pemerintah terlalu menyerahkan harga bahan pokok ke mekanisme pasar. Sehingga keuntungan kenaikan harga bahan pokok tidak dirasakan petani, tetapi para pelaku perdagangan dan distributor.
Dua Pekan Terakhir, Harga Beras di PIBC Turun Rp2.000 per Kilogram
Menurut Bulog, ada tren penurunan harga, tetapi kalau di panel harga pangan milik Bapanas maka ada kecenderungan meningkat.
Hanya ada penurunan harga saat Bulog melakukan operasi. Tapi itu pun sangat terbatas.
NFA Sebut Tiga Pekan ke Depan Harga Beras Terkoreksi Signifikan
Berharap pemerintah mampu membongkar dan menindak hukum para pelaku kartel beras.