Langkah bijak memilih literatur Islam yang tepat sesuai kebutuhan.
Penjelasan kewajiban mempelajari ilmu fikih dasar bagi setiap Muslim.
Mengenal Matan Abu Syuja panduan ringkas ibadah santri pemula.
Mengenal Fathul Qarib rujukan ilmu fikih populer santri Indonesia.
Pahami keagungan teks agama melalui bimbingan guru dan tafsir.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong dukungan serius para pemangku kepentingan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap belajar pada satuan pendidikan non-formal
Belajar agama secara instan tanpa kurikulum berisiko merusak akhlak seseorang.
Indonesia adalah kawasan rawan bencana. Pembangunan sistem pendidikan yang responsif terhadap ancaman bencana harus diwujudkan, bukan sekadar reaksi sesaat
Pelajari pentingnya kewajiban menuntut ilmu agama bagi setiap Muslim.
Pendidikan adab merupakan salah satu fondasi utama dalam Islam.
Banyak orang tua bertanya kapan waktu yang tepat untuk mengajarkan Iqro kepada anak.
Belajar dari kedermawanan Kaum Anshar yang gemar berbagi meski terbatas.
Ruang belajar masjid tingkatkan literasi umat sesuai regulasi pemerintah.
Menuntut ilmu bukanlah jalan tol yang mulus, menuntut pengorbanan, kerendahan hati, dan ketahanan mental yang luar biasa.
Pemahaman semua pihak terkait atas proses deep learning harus terus ditingkatkan, sehingga sistem pembelajaran tersebut dapat diimplementasikan dalam setiap proses pendidikan
Kemendikdasmen melalui Ditjen GTK 7 KAIH dan Album KICAU untuk memperkuat pembentukan karakter anak sejak usia dini sekaligus mendukung GNN.
Kemendikdasmen terus memperkuat transformasi digital pendidikan melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran di satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan, opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai bagian dari strategi penghematan bahan bakar minyak (BBM) harus dirancang secara matang dan terukur
Prinsipnya, jangan sampai kualitas pendidikan dikorbankan. Pemerintah perlu mengkaji secara komprehensif dampak PJJ terhadap capaian belajar, kesenjangan akses, hingga kondisi psikososial peserta didik