Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf membenarkan sebanyak lebih dari 600 ribu penerima bantuan sosial (bansos) terindikasi bermain judi online (judol), dan kini 228 ribu lebih di antaranya telah dicoret dari daftar penerima bansos.
Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengeliminasi sebanyak 228 ribu data penerima data penerima bantuan sosial (bansos) karena dinilai tidak memenuhi syarat hasil kolaborasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan bakal terus menelusuri penerima bantuan sosial (bansos) yang menggunakan bantuan itu untuk bermain judi online (judol)
Wamensos Agus Jabo Priyono sebut perubahan paradigma pengentasan kemiskinan dari perlindungan sosial berbasis bantuan sosial (bansos) menjadi pemberdayaan masyarakat harus betul-betul diwujudkan
Wakil Ketua MPR-RI sekaligus Anggota DPR-RI Komisi VIII Hidayat Nur Wahid (HNW) mendukung sikap MUI Jawa Barat maupun MUI Pusat yang menolak atau mengkritisi wacana yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat yang mewacanakan kewajiban vasektomi bagi laki-laki miskin sebagai syarat penerimaan Bansos.
HNW meminta Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai kementerian teknis pengguna data agar membuat skenario implementasi yang bertahap atas penggunaan data tunggal tersebut dalam rangka penyaluran bantuan sosial.