Gelar Rakorwil, KPMI Bogor Bangkit Kembali

Aliyudin Sofyan | Minggu, 19/11/2023 22:07 WIB


Sejauh ini, sekitar 650 pengusaha yang berada di Bogor berada di bawah naungan KPMI Bogor, yang bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari skala mikro hingga menengah. Rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), di Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/11/2023). Foto: pjmi

BOGOR – Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Bogor menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pertama di Kota Bogor, pada Ahad (19/11/2023), dengan tema ‘Bangkit Dengan Spirit’.

Ketua KPMI Pusat Rachmat Sutarnas Marpaung mengatakan, kegiatan utama KPMI, yakni dakwah akidah sunnah dan dakwah ekonomi, menjadi dasar para pengurus KPMI untuk membantu para anggota mencapai visi dan misi menjadi pengusaha yang selamat di dunia dan akhirat, dengan menyesuaikan seluruh aktivitasnya dengan Al-Qur’an dan sunnah, serta teladan para sahabat Nabi.

“Ini adalah pilar pertama KPMI, yakni edukasi dan literasi,” Rachmat.

Selain memperkuat akidah Islam, lanjut Rachmat, KPMI juga membantu para anggota untuk membangun, menguatkan dan mengembangkan usaha, yang mencakup seluruh rantai bisnis mulai dari produksi, pengembangan sumber daya manusia, hingga pemasaran di tingkat internasional. Hal ini dilakukan dengan berbagai kegiatan, seperti inkubasi bisnis dan pembiayaan usaha yang akan dilakukan bersama dengan sejumlah mitra strategis KPMI,

Baca juga :
Mendes PDT Ajak BUMN dan Swasta Tingkatkan Kepedulian kepada Desa

“Diharapkan usaha para anggota semakin baik, maju, berkualitas, dengan produk yang memenuhi standar mutu domestik dan pasar ekspor,” ujarnya.

Baca juga :
O`Reilly Terpukau dengan Gol Solo Run Cherki Lawan Arsenal

Guna mendukung dan mencapai tujuan-tujuan tersebut, KPMI juga telah membangun dan mengembangkan lima rumah produksi halal bersama, yang di antaranya membantu para pengusaha dalam proses produksi, melayani seluruh perizinan dan proses setifikasi halal, jelas Rachmat.

Ustadz pembina KPMI Korwil Bogor, Ust. Ahmad Suryana, menyampaikan bahwa KPMI didirikan dengan semangat dan suasana diiniyah (keagamaan) dan akidah Islam yang lurus.

Baca juga :
Guardiola Sebut Bernardo Silva Layak Jadi Legenda Klub

“Zaman dulu para pengusaha itu sangat dispilin, sampai-sampai wasiat Umar bin Khattab menyebutkan bahwa pengusaha yang tidak paham agama, jangan dagang di sini. Paham agama ini maksudnya adalah paham akidah maupun muamalah,” ujarnya.

Di tahun 2024 KPMI Bogor akan melakukan 14 program kerja, termasuk pelatihan bisnis, inkubasi bisnis, business matching, bazaar, dan pendampingan sertifikasi halal.

Dalam rakorwil KPMI Bogor tersebut KPMI menandatangani dokumen nota kesepahaman bersama sejumlah perusahaan, di antaranya Almalia Credit Consulting, BAM Cargo, Global Perizinan, Indonesia Window news website, PT Sakinah Halal Organizer, dan Zayn Farm Group.

Sejauh ini, sekitar 650 pengusaha yang berada di Bogor berada di bawah naungan KPMI Bogor, yang bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari skala mikro hingga menengah.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
KPMI Pengusaha muslim