Menteri Swedia Anggap Kini Saatnya Turki Meratifikasi Tawaran NATO

Yati Maulana | Kamis, 22/06/2023 15:03 WIB


Menteri Swedia Anggap Kini Saatnya Turki Meratifikasi Tawaran NATO Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom menghadiri konferensi pers setelah pertemuan di Warsawa, 12 Juni 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Parlemen Turki harus mulai meratifikasi tawaran Swedia untuk bergabung dengan NATO karena Stockholm sekarang telah memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan dengan Ankara untuk bergabung dengan aliansi militer Barat, kata Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom pada Rabu.

Tahun lalu Swedia dan Finlandia sama-sama membalikkan dekade non-blok militer dan mendaftar untuk bergabung dengan NATO setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Finlandia bergabung dengan NATO pada bulan April tetapi Turki terus memblokir keanggotaan Swedia dengan alasan masalah keamanan. Bulan ini Ankara mengatakan Swedia harus menindak protes anti-Turki di Stockholm sebelum dapat menerima lampu hijau untuk bergabung dengan NATO.

"Penilaian kami adalah bahwa kami telah melakukan apa yang diharapkan dari kami, sekarang saatnya parlemen Turki memulai proses ratifikasi," kata Billstrom kepada Reuters di sela-sela pertemuan di parlemen.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Billstrom mengatakan Swedia tetap berharap dapat bergabung pada saat KTT NATO di Vilnius pada pertengahan Juli, menambahkan bahwa tidak memiliki "Rencana B".

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Turki mengatakan Swedia menampung anggota kelompok militan yang dianggap teroris. Swedia baru-baru ini memperkenalkan undang-undang baru untuk mempersulit pendanaan atau mendukung kelompok teroris, yang menurut pemerintah melengkapi komitmennya berdasarkan perjanjian dengan Turki yang ditandatangani di Madrid.

Ankara tetap tidak yakin.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

Dalam beberapa bulan terakhir, para demonstran di Stockholm menggantungkan patung Presiden Turki Tayyip Erdogan dari tiang lampu di Stockholm. Di acara lain, para demonstran mengibarkan bendera yang menunjukkan dukungan untuk Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turki dan sekutu Baratnya.

Billstrom mengatakan kebebasan berdemonstrasi "diabadikan dalam konstitusi". "Tapi kami juga mengatakan bahwa sesuatu yang legal tidak selalu tepat," tambahnya.

Hungaria juga masih harus meratifikasi tawaran NATO Swedia.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Swedia Finlandia Gabung NATO Erdogan Tidak Mendukung