Rusia Kecam IOC Larang Atletnya Gunakan Simbol Kebangsaan

Tim Cek Fakta | Kamis, 30/03/2023 03:07 WIB


Rusia menuntut kesetaraan untuk semua negara. Komite Olahraga Internasional (OIC). Foto: ipapa

MOSKOW - Rusia mengecam rekomendasi Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang melarang atlet Rusia dan Belarus dalam kompetisi-kompetisi internasional menggunakan simbol-simbol kebangsaan seperti bendera, lagu kebangsaan, dan simbol lainnya.

Ketua Komite Olimpiade Rusia Stanislav Pozdnyakov menyebut keputusan IOC dalam mengizinkan atlet bertanding dengan status atlet netral perseorangan adalah melanggar hak asasi manusia.

"Parameter yang disuarakan benar-benar tidak dapat diterima. Status netral adalah pelanggaran hak asasi manusia, sebagaimana yang disebutkan oleh seorang spesialis dari PBB. Kami menganggap kondisi yang diusulkan tidak masuk akal, tidak berkekuatan hukum, dan berlebihan. Kami sangat tidak setuju dengan tindakan prosedur anti-doping terhadap atlet Rusia," kata Pozdnyakov seperti diansir antaranews dari anadolu, Rabu (29/3/2023).

IOC merekomendasikan agar federasi-federasi olahraga internasional melarang atlet Rusia dan Belarus ikut serta dalam kompetisi beregu atau menggunakan bendera nasional, menyanyikan lagu kebangsaan, atau simbol lainnya.

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

Dalam rekomendasinya, IOC juga akan melarang atlet yang aktif mendukung perang di Ukraina atau yang dipekerjakan sebagai personel militer Rusia atau Belarus atau badan-badan keamanan nasionalnya.

Baca juga :
Sambut Pengesahan UU PPRT, Rerie Singgung Nilai-nilai Perjuangan RA Kartini

Rekomendasi IOC menyatakan solidaritas kepada Ukraina. Tuntutan Kiev untuk mengecualikan atlet Rusia dan Belarus disebut telah mempertimbangkan 70 konflik bersenjata dan perang yang sedang berlangsung di seluruh dunia, termasuk situasi di Timur Tengah, Tanduk Afrika, dan Kaukasus selatan.

Pozdnyakov mengatakan Rusia menuntut kesetaraan untuk semua negara.

Baca juga :
Mendes PDT Ajak BUMN dan Swasta Tingkatkan Kepedulian kepada Desa

Meski ada rekomendasi dari IOC, keputusan akhir mengenai partisipasi atlet Rusia dan Belarus tdiputuskan oleh masing-masing federasi internasional cabang olahraga.

IOC menjatuhkan sanksi larangan tampil kepada atlet Rusia dan Belarus dari berbagai kompetisi internasional sejak Rusia menginvasi Ukraina tahun lalu.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Rusia IOC Ukraina