Bangun Fasilitas Olimpiade di Nusantara, KOI Libatkan IOC

Eko Budhiarto | Sabtu, 19/11/2022 01:01 WIB


Bangun Fasilitas Olimpiade di Nusantara, KOI Libatkan IOC
  Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Foto: rri

JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akan melibatkan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk membangun fasilitas olahraga dalam rangka mempersiapkan diri sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat dunia Olimpiade 2036.

Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari menyampaikan rasa bangga dan bersyukur bahwa pada kesempatan G20 beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo telah menyampaikan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah dari Olimpiade 2036 di Ibu Kota Negara baru (IKN).

Hal tersebut, menurut pria yang akrab disapa Okto itu, disambut baik oleh Presiden IOC Thomas Bach. Bahkan, IOC telah memberikan beberapa informasi mengenai langkah-langkah yang perlu diambil ke depan.

"Saya setelah ini akan duduk sama-sama lagi dengan Pak Erick dan Pak Menpora supaya apa yang disampaikan oleh IOC itu bisa segera kita laksanakan," ujar Okto di Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Baca juga :
Hukum Puasa Hari Tertentu Karena Tradisi Menurut Syariat

"Pembentukan ini harus melibatkan orang yang kompeten, karena ini lumayan panjang, dan IOC sendiri sudah membuka diri agar Indonesia tidak salah langkah, karena salah langkah itu konsekuensinya biaya tinggi."

Baca juga :
Hari Hiu Paus Sedunia Setiap 30 Agustus, Ini Sejarah hingga Maknanya

Lebih jauh, Okto mengatakan bahwa membangun dari awal di IKN justru lebih baik, sebab dapat dibangun sesuai dengan ekspektasi.

"Bahkan, rencananya kami mau melibatkan IOC dari awal, dari desain," kata Okto, menambahkan bahwa langkah itu juga diambil saat membangun Jakarta International Velodrome.

Baca juga :
Ini Sejarah dan Makna dari Hari Anti-Penghilangan Paksa Internasional

"Kita harapkannya ketika kita membuat fasilitas olahraga di IKN nanti, itu akan menjadi fasilitas yang terbaik di dunia."

"Dan, kami berkesempatan memperlihatkan konsep digital dari IKN kepada Thomas Bach, saya Pak Erick Thohir, Pak Menpora, itu memperlihatkan bagaimana perencanaan dari IKN itu dalam bentuk digital."

Dalam pengerjaan fasilitas olahraga tersebut, Okto optimistis Indonesia dapat menyelesaikan pembangunan tepat waktu dengan melihat pengalaman sebagai tuan rumah berbagai ajang internasional, salah satunya Asian Games pada 2018.

Nantinya, Okto mengungkapkan seluruh stadion olahraga akan dibangun terpusat di IKN.

"Pemerintah itu menyiapkan minimal 500 hektar hanya untuk fasilitas ini.. GBK itu hanya 250 hektar-an dipotong-potong yang lain, dan itu pun katanya minimal 500 hektar," ujar Okto.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Raja Sapta Oktohari KOI olimpiade