Rusia, Ukraina Mengkonfirmasi Pertukaran Tahanan

Akhyar Zein | Minggu, 30/10/2022 09:01 WIB


Rusia, Ukraina Mengkonfirmasi Pertukaran Tahanan  Dalam foto yang disediakan oleh Kantor Pers Layanan Keamanan Ukraina, tentara Ukraina, yang dibebaskan dalam pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina, tersenyum dekat ke Chernihiv, Ukraina, Rabu malam, 21 September 2022. (foto: Kantor Pers layanan Keamanan Ukraina/ apnews.com)

JAKARTA - Baik Rusia dan Ukraina pada hari Sabtu mengkonfirmasi bahwa mereka menukar lebih banyak tawanan perang.

“Pada 29 Oktober, sebagai hasil dari proses negosiasi, 50 prajurit Rusia, yang berada dalam bahaya maut di penangkaran, dikembalikan dari wilayah yang dikendalikan oleh rezim Kyiv,” kata pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Ia menambahkan bahwa prajurit yang dibebaskan akan diangkut ke Moskow dengan pesawat angkut militer, di mana mereka akan menjalani perawatan dan rehabilitasi di lembaga medis Kementerian Pertahanan Rusia.

Dalam pernyataan terpisah, Andriy Yermak, kepala administrasi kepresidenan Ukraina, mengatakan 52 perwira, petugas medis, sersan, dan tentara telah kembali ke rumah berkat pertukaran tahanan dengan Rusia.

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

"Kami tidak berhenti dan terus memenuhi tugas Presiden untuk `membawa pulang semua warga Ukraina.` Saya berterima kasih kepada markas koordinasi atas perlakuan terhadap tawanan perang," tulis Yermak di Telegram. Baik Rusia maupun Ukraina pada Sabtu mengkonfirmasi bahwa mereka menukar lebih banyak tawanan perang.

Baca juga :
Sambut Pengesahan UU PPRT, Rerie Singgung Nilai-nilai Perjuangan RA Kartini

"Kami tidak berhenti dan terus memenuhi tugas Presiden untuk `membawa pulang semua warga Ukraina.` Saya berterima kasih kepada markas koordinasi atas perlakuan terhadap tawanan perang," tulis Yermak di Telegram.

Menurut Yermak, 12 prajurit penjaga nasional Ukraina, 18 pelaut, delapan penjaga perbatasan, sembilan pejuang pertahanan teritorial, tiga tentara angkatan bersenjata Ukraina, dan dua warga sipil kembali ke Ukraina setelah pertukaran.

Baca juga :
Mendes PDT Ajak BUMN dan Swasta Tingkatkan Kepedulian kepada Desa

Awal bulan ini, kedua negara menukar lebih dari 100 tawanan perang dalam kesepakatan pertukaran tawanan perempuan pertama sejak perang dimulai pada Februari.

Pada 21 September, Rusia dan Ukraina menukar 200 tawanan perang, termasuk komandan senior Ukraina, sebagai hasil dari mediasi Turki dan upaya diplomatik yang dilakukan dengan para pemimpin kedua negara.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Rusia Ukraina Tawanan perang