
KMP Ihan Batak yang melayani penyerangan lintas Ajibata-Ambarita, Danau Toba, Sumatera Utara. Foto: asdp
JAKARTA – Perusahaan penyeberangan plat merah (BUMN) PT ASDP Indonesia Ferry mengaku siap menyukseskan ajang Boat Racce Dunia F1H20 di Danau Toba , Sumatera Utara, pada Maret 2023.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, meski pelaksanaan kejuaraan dunia perahu motor F1H2O yang serupa ajang Formula 1 di darat tersebut masih tahun depan, ASDP telah mempersiapkan sarana dan prasarana serta peningkatan layanan penyeberangan dan pelabuhan demi kelancaran gelaran internasional boat race tersebut.
"Setelah pengalaman kami di Mandalika dalam MotoGP dan Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK), kami optimis dapat mendukung gelaran internasional ajang balap perahu motor kelas dunia ini dengan menghadirkan pelayanan ferry terbaik di Kawasan Danau Toba khususnya di lintas Ajibata-Ambarita yang menjadi rute terfavorit," tutur Shelvy melalui keterangan tertulis yang diterima katakini.com di Jakarta, Rabu (5/10/2022).
ASDP terus meningkatkan kualitas lyanan bagi pengguna jasa penyeberangan dengan memaksimalkan operasi kapal dan mempersingkat waktu pelayanan di dermaga saat gelaran F1H2O mendatang.
Selain itu, ASDP akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dengan Kemenko Maritim dan Invetasi, Kementerian Pariwisata dan Bekraf, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian BUMN, serta aparat kepolisan/TNI untuk kelancaran operasional dan layanannya.
Saat ini, layanan ASDP hadir bagi seluruh masyarakat di Kawasan Danau Toba melalui pengoperasian tiga unit kapal ferry yakni KMP Ihan Batak di lintasan Ajibata-Ambarita, KMP Kaldera Toba untuk rute Muara-Onan Runggu, dan KMP Pora-pora yang melayani lintas Balige-Onan Runggu.
Berdasarkan catatan ASDP Cabang Sibolga, tahun 2021 lalu total kapasitas ketiga kapal ferry tersebut mencapai 331.212 orang pengguna jasa dan 69.164 kendaraan selama periode 2021. Saat ini, ketiga kapal itu melayani 494 orang pengguna jasa per hari baik kelas bisnis maupun ekonomi dan 62 kendaraan per hari baik kendaraan kecil, sedang maupun besar.
Kekinian, ASDP juga diminta mengelola dua pelabuhan utama di kawasan Danau Toba, yakni Pelabuhan Ajibata dan Pelabuhan Ambarita. Pelabuhan Ajibata memiliki luas kawasan sebesar 10 ribu m2 dengan luas gedung terminal utama 2.155 m2 yang dilengkapi dengan aksesibilitas modern berupa eskalator dan lift. Pelabuhan Ajibata juga memiliki 29 unit tenant komersial yang tersebar di area indoor dan outdoor kawasan.
Sedangkan, Pelabuhan Ambarita memiliki luas 7.000 m2 dengan luas gedung terminal utama 1.540 m2 yang juga dilengkapi fasilitas eskalator dan lift. Pelabuhan Ambarita memiliki 15 unit tenant komersial yang tersebar di area indoor dan outdoor.
Lintasan Ajibata-Ambarita, salah satu jalur tersibuk menuju destinasi Danau Toba, beroperasi sejak pukul 07.00 hingga 20.00 WIB dengan delapan trip penyeberangan. Waktu tempuh antarkedua pelabuhan hanya satu jam yang dilayani satu kapal ferry KMP Ihan Batak.