Putin Bantah Rusia Jadi Penyebab Krisis di Eropa

Tim Cek Fakta | Sabtu, 17/09/2022 04:31 WIB


Berbicara dalam KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai di Uzbekistan, pada Jumat (16/9/2022), Putin juga menyalahkan Presiden Rusia Vladimir Putin

SAMARKAND - Presiden Rusia Vladimir Putin membantah negaranya terlibat dalam krisis energi di Eropa.

Dia mengatakan jika negara-negara Uni Eropa menginginkan lebih banyak gas, mereka harus meminta Ukraina membuka jaringan pipa gas Nord Stream 2 dan mencabut sanksi yang mencegah pipa itu dibuka.

Berbicara dalam KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai di Uzbekistan, pada Jumat (16/9/2022), Putin juga menyalahkan "agenda hijau" sebagai penyebab krisis energi itu.

Dia bersikeras bahwa Rusia telah memenuhi kewajibannya di bidang energi.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Seperti dikutip antaranews.com dari Reuters, Rusia menghentikan pasokan gas ke Bulgaria dan Polandia, karena kedua negara itu menolak membayar dalam mata uang rubel.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Moskow juga menutup pipa gas Nord Stream 1, yang mengalirkan gas ke Jerman dan negara-negara Eropa lain, dengan berdalih bahwa sanksi Barat melarang kegiatan perbaikan penting di pipa tersebut.

Barat menilai pembenaran itu merupakan dalih palsu Moskow untuk melakukan pembalasan ekonomi terhadap negara-negara yang menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Putin krisis Eropa