Amerika Kembalikan 30 Barang Antik Kamboja yang Dijarah dari Situs Bersejarah

Yati Maulana | Rabu, 10/08/2022 13:03 WIB


Amerika Kembalikan 30 Barang Antik Kamboja yang Dijarah dari Situs Bersejarah Barang-barang yang disita ditampilkan selama pengumuman pengembalian ke Kamboja di Manhattan, New York City, AS, 8 Agustus 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Amerika Serikat akan mengembalikan ke Kamboja 30 barang antik yang dijarah, termasuk patung perunggu dan batu dewa Buddha dan Hindu yang diukir lebih dari 1.000 tahun yang lalu, kata pejabat AS, Senin.

Situs arkeologi negara Asia Tenggara, termasuk Koh Ker, ibu kota kerajaan Khmer kuno mengalami penjarahan yang meluas dalam konflik sipil antara 1960-an dan 1990-an. Pemerintah Kamboja sejak itu berusaha untuk memulangkan barang antik curian yang dijual di pasar internasional.

Damian Williams, jaksa federal terkemuka di Manhattan, mengatakan barang-barang yang dikembalikan dijual ke pembeli Barat oleh Douglas Latchford, seorang pedagang Bangkok yang membuat dokumen palsu untuk menyembunyikan bahwa barang-barang itu telah dijarah dan diselundupkan.

Williams mengatakan barang antik, termasuk patung batu pasir abad ke-10 yang menggambarkan dewa perang Hindu Skanda menunggangi burung merak, secara sukarela dilepaskan oleh museum dan kolektor pribadi AS setelah kantornya mengajukan klaim penyitaan sipil.

Baca juga :
Mendes PDT Ajak BUMN dan Swasta Tingkatkan Kepedulian kepada Desa

"Patung dan artefak ini memiliki nilai budaya yang luar biasa bagi rakyat Kamboja," kata Williams pada upacara di Manhattan yang mengumumkan kembalinya barang antik.

Baca juga :
O`Reilly Terpukau dengan Gol Solo Run Cherki Lawan Arsenal

Jaksa AS pada tahun 2019 mendakwa Latchford, seorang warga negara ganda Thailand dan Amerika Serikat, dengan penipuan kawat dan penyelundupan atas dugaan penjarahan. Dia meninggal di Thailand pada tahun 2020.

Barang antik akan dipajang di Museum Nasional Kamboja di Phnom Penh, kata duta besar Kamboja untuk AS Keo Chhea kepada Reuters pada upacara tersebut.

Baca juga :
Guardiola Sebut Bernardo Silva Layak Jadi Legenda Klub

Pada tahun 2014, jaksa federal mengembalikan Duryodhana, patung batu pasir abad ke-10 yang dijarah, ke Kamboja setelah diselesaikan dengan rumah lelang Sotheby`s Inc, yang telah memperolehnya.

Tahun lalu, kantor kejaksaan Manhattan mengembalikan 27 barang antik yang dijarah ke Kamboja.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Barang Antik Situs Bersejarah Kamboja Amerika