Ratusan Warga Ukraina Berlindung di Meksiko untuk Melintasi Perbatasan AS

Yati Maulana | Rabu, 06/04/2022 04:15 WIB


Departemen keamanan telah mengirim 600 petugas penegak hukum ke perbatasan untuk memproses mereka. Pengungsi Ukraina ditampung di gedung olahraga Meksiko sebelum menyeberang ke Amerika. Foto: Reuters

JAKARTA - Ratusan pengungsi Ukraina yang melarikan diri ke Meksiko dipindahkan ke pusat olahraga yang diubah menjadi tempat penampungan pemerintah di kota utara Tijuana, kata pihak berwenang pada Senin, saat mereka menunggu untuk diizinkan melintasi perbatasan dan memasuki Amerika Serikat.

Sekitar 400 warga Ukraina, sekitar 30 persen di antaranya adalah anak-anak, tiba di Tijuana pada Sabtu dan Minggu setelah memasuki negara itu melalui bandara di Cancun dan Mexico City, kata Enrique Lucero, direktur urusan migrasi Tijuana.

Mereka bergabung dengan semakin banyak orang Ukraina yang lolos dari perang di negara asal mereka dan telah berdesakan di kamp-kamp improvisasi di dekat pelabuhan masuk internasional, yang menghubungkan Tijuana dengan California. read more Pada Minggu malam, Lucero mengatakan sekitar 1.700 orang Ukraina telah tiba di Tijuana dalam beberapa pekan terakhir. "Mereka akan terus berdatangan," kata Lucero.

Peningkatan jumlah orang Ukraina di Tijuana terjadi ketika para pejabat AS meningkatkan upaya untuk memproses migran dan pencari suaka, terlepas dari kebangsaannya, di tengah perkiraan peningkatan kedatangan ketika Amerika Serikat mencabut kebijakan era pandemi yang secara efektif menutup suaka di perbatasan.

Baca juga :
Puan Pastikan DPR Kawal Pelaksanaan Haji 2026

Pada hari Senin, Komisaris Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) AS Chris Magnus mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa badan tersebut meningkatkan personel dan sumber daya di perbatasan barat daya, tanpa memberikan rincian tentang jumlah agen yang dikerahkan atau lokasi spesifik untuk penempatan.

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

Alejandro Mayorkas, sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), yang mengawasi CBP, mengatakan pada hari Jumat bahwa departemennya telah mengirim 600 petugas penegak hukum ke perbatasan dan akan menambahkan lebih banyak sesuai kebutuhan.

Lucero mengatakan dia berharap para pejabat AS akan mempercepat pemrosesan migran Ukraina, dan bahwa tempat penampungan itu akan meringankan masalah perumahan sampai saat itu. "Minggu ini adalah kuncinya, tetapi jumlah mereka yang membutuhkan tempat tinggal akan berkurang" karena agen AS meningkatkan kapasitas pemrosesan, katanya.

Baca juga :
Sambut Pengesahan UU PPRT, Rerie Singgung Nilai-nilai Perjuangan RA Kartini

Presiden AS Joe Biden mengatakan pada akhir Maret bahwa Amerika Serikat akan menerima hingga 100.000 warga Ukraina untuk dimukimkan kembali di negara itu tahun ini.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pengungsi Ukraina Perbatasan Amerika Berlindung di Meksiko