
Nasser Al Khater, CEO Piala Dunia Qatar 2022. Foto: Reuters
JAKARTA - Kepala eksekutif Piala Dunia Qatar Nasser Al-Khater telah menyerukan pertemuan dengan Gareth Southgate setelah manajer Inggris mengatakan dia tidak senang beberapa penggemar tidak akan merasa aman bepergian ke acara tersebut karena kekhawatiran atas masalah hak asasi manusia di negara itu.
Homoseksualitas adalah ilegal di negara Teluk dan ada juga kegelisahan atas hak-hak perempuan, sementara sebuah laporan oleh Amnesty International menemukan bahwa ribuan pekerja migran di negara itu dieksploitasi, yang dibantah oleh Qatar.
Southgate mengatakan bulan ini "sangat memalukan" karena ada masalah yang menghentikan penggemar pergi ke Piala Dunia, menyoroti hak-hak perempuan dan komunitas LGBTQ+.
"Seseorang dengan banyak pengaruh, seperti Southgate, seseorang dengan banyak penonton yang mendengarkan apa yang dia katakan, harus memilih kata-katanya dengan sangat hati-hati," kata Al-Khater kepada Sky Sports, Rabu.
"Dan saya pikir sebelum membuat pernyataan seperti itu, ketika menyangkut pekerja, dia perlu datang ke sini dan berbicara dengan pekerja dan memahami apa yang didapat pekerja dari berada di sini."
Undian pertandingan Piala Dunia akan diadakan di Doha pada hari Jumat dan Al-Khater mengatakan dia menginginkan kesempatan untuk membahas masalah tersebut dengan Southgate.
"Jadi saya berharap untuk menyambutnya di sini, saya berharap untuk bertemu dengannya di undian dan dia dapat mendengarkan pendapat saya, dia tidak harus mempercayainya, tetapi setidaknya dia harus melangkah sejauh itu untuk memahami perbedaan pendapat dan budaya yang berbeda," tambahnya.
Selasa, 14/04/2026
Jum'at, 10/04/2026