2022, Mentan Syahrul Harap Urban Farming Lebih Dimasifkan

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 31/12/2021 11:10 WIB


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong tumbuhnya pertanian perkotaan yang mengoptimalkan teknologi dengan memanfaatkan keterbatasan lahan yang ada. Mentan Syahrul saat meresmikan Urban Farming Milenial di Makassar, Kamis (30/12/2021).

Makassar - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong tumbuhnya pertanian perkotaan yang mengoptimalkan teknologi dengan memanfaatkan keterbatasan lahan yang ada.

"Kita menggerakkan pertanian kota. Di lorong, di kantor, di gang harus bertani. Kiri kanan kita apa lahan yang ada harus manfaatkan untuk memproduksi tanaman," ujar Mentan SYL saat meresmikan Urban Farming Milenial di Makassar, Kamis (30/12/2021).

Ditambahkannya, Urban Farming Milenial ini juga sangat penting sebagai sarana edukasi bagi para milenial untuk terjun ke dunia pertanian.

"Apa yang kita resmikan hari ini, manfaat edukasinya tinggi, pembelajarannya kuat, antara lain besok cuaca tidak menentu, climate change. Kita mengadaptasi perkembangan dimana pertanian bisa tumbuh di mana saja" ujarnya.

Baca juga :
Ini 6 Kebiasaan Sepele yang Tanpa Disadari Bikin Sperma Loyo

Mentan SYL berharap Urban Farming Milenial ini terus dikembangkan sehingga skalanya menjadi lebih massif. "Tahun 2022 ke depan, saya harapkan pertanian perkotaan ini ada di setiap kecamatan," tegasnya.

Baca juga :
Tata Cara Mandi Sunnah Jumat Agar Berpahala Sempurna

Dalam laporannya, Plt Kepala Badan Ketahanan Pangan, Sarwo Edhy mengungkapkan bahwa urban farming milenial ini menjadi sarana edukasi bagi generasi muda dan merupakan salah satu upaya mendorong milenial untuk bertani dalam rangka mendukung percepatan pembangunan dan pengembangan pertanian.

"Saat ini Urban Farming Milenial ini sudah menjadi lokasi kuliah lapangan dan tempat penelitian oleh beberapa perguruan tinggi di Makassar. Ini tentu menjadi indikasi positif bagaimana milenial dan generasi muda terus didorong untuk mencintai dunia pertanian dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional," ujarnya.

Baca juga :
Langgar Aturan, Google Didenda Sebesar Rp182 Triliun

Akbar pengelola Urban Farming Milenial mengatakan selain sebagai sarana edukasi pertanian bagi generasi muda, pihaknya juga telah menerima berbagai pemesanan sayuran hasil pertanian.

“Permintaan pasar khususnya sayuran di Makassar ini cukup tinggi. Alhamdulillah sekarang sudah ada beberapa resto dan hotel yang standby ambil kita punya produksi,” ujarnya.

Urban Farming Milenial Makassar yang terletak di Jalan Hertasning Makassar ini memiliki screenhouse dengan luas 160 m². Dengan jumlah lubang tanam mencapai 6 ribu lubang, menggunakan teknologi Nutrient Film Technique (NFT). Proses pemupukan juga sudah menggunakan automatic controlling light intensity, serta penggunaan alat untuk monitoring suhu dan kelembaban sesuai kebutuhan tanaman.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Syahrul Yasin Limpo Urban Farming Milenial Pertanian Kota