Hapus 11 Negara dari Daftar Merah Perjalanan COVID-19, Ini Penjelasan Menkes Inggris Javid

Asrul | Rabu, 15/12/2021 07:18 WIB


Inggris mewajibkan semua pelancong yang masuk untuk melakukan PCR atau tes aliran lateral cepat maksimum 48 jam sebelum keberangkatan. Penumpang tiba di Bandara Heathrow di London, Senin, 29 November 2021. (Foto: AP/Frank Augstein)

Jakarta - Inggris akan menghapus semua 11 negara dari daftar merah perjalanan COVID-19 mulai Rabu (15/12). Hal itu karena sekarang ada transmisi komunitas Omicron.

Demikian kata Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid kepada parlemen.

Pemerintah Inggris menambahkan negara-negara Afrika selatan ke daftar merahnya pada akhir November, yang berarti bahwa masuk hanya diizinkan untuk warga negara atau penduduk Inggris yang kemudian harus dikarantina di sebuah hotel, dalam upaya memperlambat penyebaran varian Omicron.

"Sekarang ada transmisi komunitas Omicron di Inggris dan Omicron telah menyebar begitu luas di seluruh dunia, daftar merah perjalanan sekarang kurang efektif dalam memperlambat serbuan Omicron dari luar negeri," kata Javid.

Baca juga :
Puan Pastikan DPR Kawal Pelaksanaan Haji 2026

"Sementara kami akan mempertahankan langkah-langkah pengujian sementara kami untuk perjalanan internasional, kami akan menghapus semua 11 negara dari daftar merah perjalanan efektif mulai pukul 04.00 besok pagi."

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

Inggris mewajibkan semua pelancong yang masuk untuk melakukan PCR atau tes aliran lateral cepat maksimum 48 jam sebelum keberangkatan.

Sekretaris Transportasi Grant Shapps mengatakan langkah-langkah pengujian ini akan ditinjau pada minggu pertama Januari.

Baca juga :
Sambut Pengesahan UU PPRT, Rerie Singgung Nilai-nilai Perjuangan RA Kartini

"Seperti biasa, kami tetap meninjau semua tindakan perjalanan kami dan kami dapat memberlakukan pembatasan baru jika diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat," katanya di Twitter.

Sebelas negara yang akan dihapus dari daftar adalah Angola, Botswana, Eswantini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Nigeria, Afrika Selatan, Zambia, dan Zimbabwe.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Varian Omicron Inggris Sajid Javid