Mentan SYL Tekankan Pentingnya Penguatan Pangan Untuk Hadapi Perubahan Iklim Global

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 30/10/2021 13:35 WIB


Berbagai negara telah bersiap menyediakan pangan untuk kebutuhannya untuk beberapa waktu ke depan. Ilustrasi cadangan beras (foto: Humas Kementan)

Jakarta, Katakini.com - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya kesiapan sektor pertanian ditengah kuatnya perubahan iklim global. Berbagai negara telah bersiap menyediakan pangan untuk kebutuhannya untuk beberapa waktu ke depan.

Sektor pertanian Indonesia dan ASEAN pun menurut Syahrul harus bersiap, yaitu dengan mempersiapkan cadangan pangan kawasan. Urgensi penguatan resilensi/ketangguhan sistem pangan kawasan, terhadap berbagai guncangan harus disikapi secara serius.

Salah satu yang dapat dipersiapkan adalah optimalisasi Cadangan Beras Darurat ASEAN bersama Tiga Negara Mitra ASEAN (APTERR) dalam mengantisipasi kerawanan pangan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung penanganan kejadian darurat pangan di kawasan ASEAN yang diakibatkan bencana alam, pandemi, atau krisis ekonomi.

“Mungkin tidak kita gunakan sekarang, tetapi suatu saat bila ada hal di luar dugaan kita, seperti anomali cuaca, covid, climate change, maka tentu saja ini Cadangan Beras Darurat akan kita butuhkan, saya ingatkan ini lagi” ucap Mentan beberapa waktu lalu di Forum ASEAN Plus Tiga negara.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

SYL Ad Interm Menteri LHK
Sebagai informasi, saat ini Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagai Ad Interim Menteri LHK terhitung 29 Oktober hingga 7 November 2021. Penunjukan ini sesuai dengan Surat Menteri Sekretaris Negara nomor :B-759 /M/D-3/AN.00.03/09/2021 perihal Penunjukan Menteri Pertanian sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ad Interim tertanggal 27 September 2021.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Dalam surat tersebut, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno memberitahukan Presiden berkenan menunjuk Menteri Pertanian sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ad Interim selama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan perjalanan dinas ke Glasgow, Inggris. Direncanakan Menteri Nurbaya akan kembali ke Jakarta pada tanggal 7 November 2021.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Penguatan Pangan Perubahan Iklim Global