Wapres: Badan Publik Harus Terbuka pada Kritik

Akhyar Zein | Selasa, 26/10/2021 12:26 WIB


Itu bertujuan untuk membangun kepercayaan dan dukungan masyarakat dalam mengukuhkan semangat bernegara dan berkebangsaan yang demokratis Wakil Presiden Ma’ruf Amin (foto: dok. Wapres RI/ kompas.com)

Katakini.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta seluruh lembaga yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara harus terbuka terhadap kritik, saran dan masukan dari masyarakat.

"Semua badan publik juga harus terbuka dengan kritik, saran dan masukan dari masyarakat. Sikapilah kritik dengan santun, baik, beretika dan bernorma, sesuai ketentuan dan adab yang berlaku dalam negara yang demokratis," kata Wapres di acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 melalui konferensi video, Selasa.

Wapres mengatakan seluruh badan publik juga harus menggelorakan semangat keterbukaan dan akuntabilitas informasi.

"Itu bertujuan untuk membangun kepercayaan dan dukungan masyarakat dalam mengukuhkan semangat bernegara dan berkebangsaan yang demokratis," tambahnya.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, Wapres mendorong seluruh badan publik untuk mampu bertransformasi menuju era digital secara lebih cepat dan masif.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Pemanfaatan teknologi cloud computing, social media, mobile technology sudah menjadi bagian dari keseharian bagi masyarakat informasi," tukasnya.

Oleh karena itu, kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) serta pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan peluang perkembangan teknologi tersebut untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang efektif dan transparan.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Ini harus dimanfaatkan sebagai peluang bagi badan publik dan pemerintah dalam mendiseminasikan tata kelola pemerintah yang lebih bersih, efektif, transparan dan akuntabel, serta pelayanan publik yang lebih berkualitas dan terpercaya," ujarnya.

Dengan demikian, Wapres juga berharap modernisasi pelayanan publik melalui teknologi digital dapat mewujudkan digital government dengan Satu Data Indonesia.(Antara)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Wapres badan publik digital