
Militer AS mengevakuasi korban bom bunuh diri di Bandara Kabul, Afghanistan. Foto: washingtonpost
WASHINGTON - Tembakan perayaan terdengar di Kabul pada dini hari Selasa 31 Agustus 2021.
Militer AS secara resmi telah menarik pasukannya dari Afghanistan untuk mengakhiri perang 20 tahun yang brutal - perang yang dimulai dan diakhiri dengan kekuasaan Taliban garis keras.
Penarikan itu terjadi sebelum akhir 31 Agustus, batas waktu sebenarnya yang ditetapkan oleh Presiden Joe Biden untuk mengakhiri perang terpanjang Amerika - perang yang pada akhirnya merenggut nyawa lebih dari 2.400 tentara AS.
Perang yang dipimpin AS ini juga menyebabkan sejumlah warga Afghanistan dan 13 tentara AS tewas dalam serangan bunuh diri pekan lalu.
"Saya di sini untuk mengumumkan selesainya penarikan kami dari Afghanistan dan berakhirnya misi militer untuk mengevakuasi warga Amerika," kata Jenderal AS Kenneth McKenzie mengatakan kepada wartawan Senin (31/8/2021) waktu Washington.
Penarikan diri malam ini menandakan akhir dari komponen militer evakuasi tetapi juga akhir dari misi hampir 20 tahun yang dimulai di Afghanistan tak lama setelah 11 September 2001.
Biden mengatakan dia akan berpidato di depan negara pada hari Selasa di Washington.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan Afghanistan telah "mendapatkan kemerdekaan penuh" dengan penarikan AS.
Anas Haqqani, seorang pejabat senior Taliban, mengatakan dia "bangga" menyaksikan "momen bersejarah ini".
Selasa, 14/04/2026
Jum'at, 10/04/2026