Indonesia Izinkan Pekerja Asing Pemilik KITAS dan KITAP Ikut Vaksinasi

Akhyar Zein | Senin, 03/05/2021 17:40 WIB


Menko Perekonomian Airlangga mengatakan pemerintah akan menerbitkan Permenkes yang mengatur harga vaksin gotong royong Ilustrasi: Vaksinasi Covid-19. ( foto: Anadolu Agency )

JAKARTA, Katakini.com - Pemerintah menyatakan pekerja asing pemilik Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) bisa mengikuti program vaksinasi gotong royong.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah nantinya akan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) yang mengatur terkait dengan harga vaksin gotong royong itu.

Program vaksinasi, kata dia, nantinya akan memprioritaskan industri padat karya dan perusahaan yang telah mendaftar di Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Vaksin yang akan digunakan yakni vaksin Sinopharm dan Cansino.

Baca juga :
Studi: 95 Persen Mikroba di Bumi Punya Kemampuan Mengurai Plastik

"Sinopharm yang sudah komit untuk masuk, sejumlah sekitar 7 juta dan Cansino ada 5 juta yang sedang dalam proses," kata Airlangga usai rapat terbatas di Kantor Presiden pada Senin.

Baca juga :
"Super El Nino" Berpotensi Terjadi, Ilmuwan Sebut Bukan Ancaman Iklim Terbesar

Sebelumnya, program vaksinasi gotong royong memungkinkan perusahaan membeli vaksin untuk karyawan dan keluarganya, di luar program vaksinasi pemerintah yang sedang berlangsung.

Meski demikian, pemerintah mewajibkan perusahaan menggratiskan vaksin tersebut untuk karyawan.

Baca juga :
Harga BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Anggota DPR Kritik Pertamina

Hingga awal April lalu, sebanyak 17 ribu perusahaan telah mendaftar untuk program vaksinasi mandiri melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
vaksinasi gotong royong asing menggratiskan