Sambut Imlek, Gus AMI Ajak Masyarakat Perkokoh Persatuan Bangsa

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 12/02/2021 09:40 WIB


Sambut imlek dengan penuh kebahagiaan, kebersamaan yang kuat dan kokoh Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI), Ketum DPP PKB dan Wakil Ketua DPR RI

Jakarta, Katakini.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI secara khusus menyampaikan ucapan selamat tahun baru imlek, Gong Xi Fa Cai 2572.

Dalam suasana imlek ini, kata Gus AMI, sangat penting membangun semangat kebersamaan. Ia juga mengajak kaum Tionghua berbaur bersama dalam peringatan imlek dengan penuh sukacita.

"Kita sambut imlek dengan penuh kebahagiaan, sekaligus kebersamaan yang kuat dan kokoh," ungkap Gus AMI dalam unggahan video di twitter, Jumat (12/2/2021).

Gus AMI yang juga Wakil Ketua DPR RI menjelaskan, semangat imlek kali ini harus didorong pada semangat kebersamaan yang utuh dalam mengatasi masalah yang dihadapi bangsa, khususnya terkait ancaman perpecahan.

Baca juga :
Ini Sejarah dan Makna dari Hari Anti-Penghilangan Paksa Internasional
"Hikmah dari keadaan ini, mari kita jaga semua dari ancaman-ancaman perpecahan dengan terus membumikan persatuan dan kesatuan bangsa," jelasnya.

Baca juga :
Hukum Dzikir Berjamaah Suara Keras Menurut Tuntunan Rasulullah
Gus AMI juga mendorong agar Agama harus ditafsirkan sebagai rahmatan lil alamin, dengan sikap saling melayani dan saling mengasihi.

"Kita wujudkan fitrah agama yang sesungguhnya adalah kedamaian, ketentraman, kebahagiaan bersama," ungkapnya.

Baca juga :
Prediksi Starting XI Barcelona vs Rayo Vallecano
Terakhir, Gus AMI berpesan agar Pancasila, UUD 45, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika sebagai pilar bangsa Indonesia harus diperkuat dan selalu diperkokohkan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Imlek Gus AMI Rahmatan Lil Alamin Pancasila