Ekonomi Diprediksi Minus 3,0 Persen Kuartal III

Tim Cek Fakta | Senin, 02/11/2020 18:17 WIB


Negatifnya pertumbuhan ekonomi nasional disebabkan masih lemahnya daya beli masyarakat. Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Katakini.com- Pertumbuhan ekonomi diprediksi akan kembali mengalami negatif atau minus sekira -3,0% lebih dikuartal III tahun ini.

Angka tersebut lebih baik dibandingkan dengan capaian kuartal II yang sebesar minus 5,32%.

"Perkiraan kita minus diangka 3,0%, naik sedikit," kata Presiden Jokowi saat memberi arahan kepada jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju pada Sidang Paripurna di Istana Negara, Senin (2/11/2020).

Presiden Jokowi mengatakan bahwa, masih tumbuh negatifnya pertumbuhan ekonomi nasional disebabkan masih lemahnya daya beli masyarakat.

Baca juga :
Studi: 95 Persen Mikroba di Bumi Punya Kemampuan Mengurai Plastik

Selain itu, serapan anggaran Kementerian dan Lembaga juga terbilang belum maksimal. Karena itu, Presiden berharap serapan anggaran dapat dimaksimalkan di kuartal ke IV tahun ini.

Baca juga :
"Super El Nino" Berpotensi Terjadi, Ilmuwan Sebut Bukan Ancaman Iklim Terbesar

"Ini adalah kuartal terakhir, saya harapkan realisasi belanja kita betul-betul harus berada pada titik yang paling maksimal," katanya.

Terkait pertumbuhan ekonomi yang masih tumbuh negatif, menurut Presiden Jokowi adalah sesuatu yang wajar. Hal itu mengingat negara-negara didunia juga mengalami hal serupa. Bahkan beberapa negara mengalami tumbuh negatif diatas dua digit.

Baca juga :
Harga BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Anggota DPR Kritik Pertamina

"Ini memang kalau dibandingkan dengan negara lain, masih jauh lebih baik. Tapi ini patut kita berikan tekanan untuk yang kuartal ke empat," ujar Mantan Gubernur DKI Jakarta.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
ekonomi minus kuartal III