Lima Ventilator Lokal Dalam Tahap Produksi

Budi Wiryawan | Minggu, 21/06/2020 03:35 WIB


Lima jenis ventilator lokal tersebut adalah BPPT3S-LEN, Gerlip HFNC-01, Vent-I Origin, Covent-20 dan Dharcov-23S Pekerja menyelesaikan perakitan akhir mesin ventilator portabel bernama Ventilator Indonesia atau Vent-I di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/5/2020).

Katakini.com - Indonesia telah hasilkan lima jenis ventilator yang sudah mulai masuk tahap produksi. Ventilator diharapkan dapat berikan manfaat bagi penanganan pasien virus corona atau Covid-19.

"Bayangkan, riset dan inovasi yang biasanya di proposal dilakukan minimal dalam satu tahun anggaran, ini hanya dalam hitungan tiga bulan, sudah menghasilkan produk-produk inovasi yang berkualitas, luar biasa dan sangat dibutuhkan bangsa Indonesia, yang pada saat yang sama, bangsa lain juga sedang berlomba-lomba membuatnya," kata Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro, Sabtu (20/6/2020).

Lima ventilator yang dikembangkan anggota Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 yang dibentuk Kementerian Riset dan Teknologi mengantongi izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemkes), setelah lulus uji sertifikasi dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kemkes. Setelah mendapatkan izin edar, kelima ventilator tersebut segera memasuki tahap produksi massal.

Sejumlah ventilator buatan dalam negeri disebutkan sudah diproduksi dan akan dimanfaatkan oleh rumah sakit dalam membantu menyelamatkan pasien Covid-19.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Adapun lima jenis ventilator lokal tersebut adalah BPPT3S-LEN, Gerlip HFNC-01, Vent-I Origin, Covent-20 dan Dharcov-23S.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ventilator Covid 19 Bambang Brodjonegoro