Pasien Sembuh dan Positif Covid-19 Terus Bertambah

Rizki Ramadhani | Sabtu, 06/06/2020 16:19 WIB


Namun demikian, pasien sembuh pun juga semakin banyak. Juru Bicara pemerintah khusus penanganan virus corona Achmad Yurianto

Katakini.com - Kasus pasien positif Covid-19 hingga Sabtu (6/6/2020) terus bertambah. Namun demikian, pasien sembuh pun juga semakin banyak.

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto menyatakan, terjadi penambahan jumlah positif tertular virus corona jenis baru pada 6 Juni 2020 sehingga total secara nasional menjadi 30.514 orang terinfeksi dan 9.907 pasien sembuh.

"Terjadi penambahan 993 orang positif, 464 sembuh dan 31 meninggal," kata Yuri sebagaimana konferensi pers virtual di Jakarta, Sabtu (6/6/2020).

Yuri mengatakan angka sembuh cari COVID-19 tergolong tinggi dibandingkan dengan kasus meninggal, yaitu total 1.801. Seiring dengan itu, dia terus mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga terhindar dari infeksi virus SARS-CoV-2 ini.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Selain itu, dia mengatakan ada tambahan satu kabupaten/kota yang turut mengalami pandemi COVID-19 dengan adanya temuan kasus positif terinfeksi virus corona jenis baru itu sehingga total ada 421 daerah tingkat dua di 34 provinsi.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Dia juga mengingatkan masyarakat harus terus dapat mengadaptasi kebiasaan baru di tengah ancaman penularan SARS-CoV-2.

Produktivitas, kata dia, juga agar terus dijaga dan ditingkatkan. Meski begitu, untuk bisa produktif seseorang harus sehat.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

"Adaptasikan kebiasaan baru, kita sehat itu kuncinnya dan produktif," katanya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Covid 19 Achmad Yurianto