
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Jakarta - Korupsi di Indonesia saat ini rasanya sudah menjadi permasalahan mendasar bahkan sudah mengakar sehingga sulit sekali diberantas. Hal ini dibenarkan oleh salah satu calon pimpinan KPK, Irjen Firli Bahuri.
Menurutnya, korupsi dapat dipengaruhi banyak hal,seperti dalam teori Jack Bologne bahwa korupsi timbul dari Greedy (keserakahan), Opportunity (kesempatan), Need (kebutuhan) dan exposure (pengungkapan). “KPK harus menambahkan tugas pokoknya untuk memberi pendidikan anti korupsi kepada masyarakat. Pendidikan itu dapat membantu dalam pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK,” terang Firli.Jenderal bintang dua ini mengungkapkan, KPK saat ini memang belum memiliki pendekatan kepada masyarat terkait peran masyarakat dalam membantu KPK menumpas para koruptor. Hal itu terlihat jelas pada pasal 6 uu KPK no 30 tahun 2002 Selain itu, pendidikan anti korupsi yang diberikan KPK dapat berdampak luas kepada SDM Indonesia, dan khususnya KPK sendiri. Menurut Kapolda, memberikan pendidikan anti korupsi masuk ke dalam wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.