AS akan Sanksi Negara yang Mengimpor Minyak Iran

| Sabtu, 29/06/2019 12:57 WIB


Washington akan menyelidiki laporan minyak mentah Iran ke China.  Pemandangan matahari terbenam di ladang minyak Daqing di provinsi Heilongjiang, China 7 Desember 2018. (Foto: Stringer/Reuters)

Washington, Etoday.com - Utusan khusus Amerika Serikat (AS) untuk Iran Brian Hook, mengatakan, AS akan memberikan sanksi kepada negara mana pun yang mengimpor minyak dari Iran dan tidak ada pengecualian dalam hal ini.

"Kami akan memberikan sanksi atas impor minyak mentah Iran. Saat ini tidak ada keringanan minyak," kata Brian Hook pada hari Jumat di London saat ditanya tentang penjualan minyak mentah Iran ke Asia.

Ia menambahkan bahwa Washington akan menyelidiki laporan minyak mentah Iran ke China. "Kami akan menjatuhkan sanksi atas pembelian ilegal minyak mentah Iran," katanya kepada wartawan.

Pada pada 22 April,Pemerintahan Trump mengatakan, sebagai upaya mengurangi ekspor minyak Iran menjadi kosong, importir minyak Iran dimintamenghentikan mengimpor minyak dari Teheran pada 1 Mei atau menghadapi sanksi.

Baca juga :
Ini Sejarah dan Makna dari Hari Anti-Penghilangan Paksa Internasional

Langkah ini mengakhiri enam bulan keringanan, yang memungkinkan delapan pembeli terbesar Iran - Turki, China, Yunani, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan - untuk terus mengimpor volume terbatas.

Baca juga :
Hukum Dzikir Berjamaah Suara Keras Menurut Tuntunan Rasulullah

Desakan AS untuk menghetikan ekspor minyak Iran telah menyebabkan banyak masalah di pasar global. Para ahli dan pembeli mengalami kebingunan di tengah kekacauan industri perminyakan.

China dan beberapa pembeli utama minyak Iran lainnya telah mengadu ke AS tentang keputusan tersebut.

Baca juga :
Prediksi Starting XI Barcelona vs Rayo Vallecano
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
China Amerika Serikat Perang Dagang Eskpor Impor