Kemenhub Libatkan KN Trisula P.111 Bantu Pemadaman Kebakaran KMP Batumandi

Aliyudin | Rabu, 21/10/2026 20:18 WIB


Proses pemadaman telah mencapai 100 persen dan saat ini dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan kondisi kapal tetap terpantau. Proses pemadaman KMP Batumandi yang terbakar di perairang Cilegon, Banten. Foto: hubla/katakini

MERAK — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melibatkan Kapal Negara (KN) Trisula P.111 untuk membantu penanganan kebakaran KMP Batumandi di alur masuk Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten.

Hingga Rabu (21/10/2026) sore, proses pemadaman telah mencapai 100 persen, sementara pendinginan masih berlangsung dengan melibatkan kapal patroli dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Priok, serta Basarnas.

“Proses pemadaman telah mencapai 100 persen dan saat ini dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan kondisi kapal tetap terpantau. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna mendukung penanganan yang aman serta menjaga keselamatan pelayaran di sekitar lokasi kejadian,” ujar Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran, Capt. Budi Mantoro.

Sebelumnya, pada Rabu pagi, asap tebal dan api kembali terpantau dari KMP Batumandi.

Baca juga :
Dzikir yang Dianjurkan Setelah Sholat Lengkap dengan Artinya

KN Jembio P.125 kemudian melakukan upaya pemadaman pada pukul 07.27 waktu setempat, disusul dukungan pendinginan oleh kapal tunda TB Ratu Harbour dan TB Gunung Cipala mulai pukul 07.45.

Baca juga :
Legislator Tolak Usul Luhut Soal Persempit Definisi Tindak Pidana Korupsi

Pada pukul 08.51, KN Trisula P.111 menginformasikan bahwa kapal sedang merapat ke posisi KMP Batumandi untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan.

KSOP Kelas I Banten juga mendukung proses pendinginan melalui KN. 333 serta melakukan langkah antisipatif untuk mencegah potensi pencemaran laut melalui pemasangan oil boom di sekitar KMP Batumandi.

Baca juga :
Koalisi Arab Cegat Drone ke Arah Madinah, Houthi Buka Suara

Peralatan tersebut dipasang untuk membatasi penyebaran minyak apabila terjadi kebocoran bahan bakar atau minyak pelumas dari kapal, sehingga risiko pencemaran terhadap perairan, ekosistem, biota laut, dan aktivitas masyarakat pesisir dapat diminimalkan.

Sejumlah kapal dan unsur pendukung turut terlibat dalam penanganan kebakaran dan evakuasi, antara lain: KN Trisula P.111, KN Jembio P.125, KN SAR Tetuka, TB Gunung Cipala, TB Avatar Harbour, TB Teluk Jakarta, TB Tirtayasa V, TB Gunung Batur, TB Gunung Santri, TB Karya Pacific 2291, TB Rizaluta Patra 00, TB Ratu Harbour, TB Krakatau IP 01, TB Diasraya VII, KNP 333, KMP Royce 1, KMP Munic 3, KMP SMS Mulawarman, SPOB Samawa, serta BC 9006 dari unsur Bea Cukai.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kapal terbakar KMP Batumandi Budi Mantoro