Bahaya Penyakit Hati Schadenfreude Menurut Pandangan Islam

Anggoro Aristo Priambodo | Selasa, 20/10/2026 09:01 WIB


Mengenal penyakit hati kegembiraan atas musibah orang lain. Ilustrasi foto iri dengki dengan orang lain

Katakini.com - Pernahkah Anda merasa secara tidak sadar tersenyum gembira saat melihat musibah menimpa orang lain?

Dalam istilah psikologi modern, fenomena mental gembira di atas penderitaan sesama ini dikenal sebagai schadenfreude.

Namun dalam khazanah ajaran Islam, perasaan jahat tersebut dinamakan sebagai penyakit hati syamatah/" style="text-decoration:none;color: #228239;font-weight: 700;">penyakit hati syamatah.

Sifat syamatah merupakan refleksi dari kekotoran jiwa dan indikator lemahnya rasa empati seorang Muslim.

Baca juga :
Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Menteri ESDM Ungkap Alasannya

Rasulullah SAW secara tegas memohon perlindungan dari sifat tercela ini sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

Baca juga :
Berbagai Penyebab Ahli Ibadah Bisa Masuk Neraka

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sengsara cobaan dan kegembiraan musuh atas musibah." (HR. Bukhari).

Rasulullah SAW juga melarang keras umatnya memelihara perasaan dengki ini lewat sabdanya yang sangat populer.

Baca juga :
Keteguhan Hajar Ibu Tangguh di Lembah Tandus Makkah

"Janganlah engkau menampakkan kegembiraan atas musibah yang menimpa saudaramu." (HR. Tirmidzi).

Jika kita bergembira di atas penderitaan orang lain, Allah SWT bisa saja memindahkan musibah tersebut kepada kita.

Al-Qur`an secara lugas menyindir tabiat buruk kaum kafir dan munafik yang memelihara penyakit syamatah ini.

Firman Allah dalam Surah Ali `Imran ayat 120 menegaskan watak buruk gembira atas penderitaan sesama.

"Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira karenanya." (QS. Ali `Imran: 120).

Islam mengajarkan bahwa ikatan antar sesama Muslim ibarat satu tubuh yang saling merasakan sakit.

Seharusnya kemalangan sesama memicu kepedulian dan doa kebaikan, bukan justru kepuasan dan gelak tawa.

Mari kita senantiasa membersihkan hati dari sifat dengki agar ketenangan hidup selalu menaungi jiwa.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
penyakit hati syamatah sifat dengki penyakit hati