Imbas Serangan Houthi, Saudi Perpanjang Daring Hingga 22 Oktober

M.Habib Saifullah | Minggu, 18/10/2026 14:15 WIB


Arab Saudi memperpanjang pembelajaran jarak jauh (Idaring) di Riyadh hingga 22 Oktober. Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, menewaskan 12 orang dan menyebabkan 309 lainnya terluka pada Sabtu (Foto: Anadolu)

JAKARTA - Arab Saudi memperpanjang pembelajaran jarak jauh (Idaring) di Riyadh hingga 22 Oktober, menyusul serangan Houthi yang menyasar wilayah negara tersebut.

Melalui platform media sosial X, Kementerian Pendidikan Saudi menyebutkan bahwa kegiatan belajar akan terus berlangsung lewat platform Madrasati dan platform pendidikan daring resmi lainnya, mencakup seluruh murid, tenaga pengajar, dan staf administratif di sekolah-sekolah di Kota Riyadh dan Kegubernuran Diriyah.

Sekolah-sekolah di wilayah tersebut beralih ke pembelajaran daring selama satu pekan mulai 11 Oktober, sehari setelah serangan rudal ke Bandar Udara Internasional King Khalid di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, yang menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya, menurut Otoritas Umum Penerbangan Sipil.

Kelompok Houthi Yaman berulang kali menyasar bandara tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga :
Tidak Semua yang Hilang Harus Dicari Kembali, Ini Penjelasannya

Diberitakan sebelumnya bahwa serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, menewaskan 12 orang dan menyebabkan 309 lainnya terluka pada Sabtu (10/10).

Baca juga :
Doa Belum Dikabulkan, Apakah Allah Tidak Mendengar Kita?

Otoritas penerbangan setempat menyatakan sejumlah korban mengalami luka kritis, sementara kerusakan fasilitas bandara masih dalam proses pendataan.

Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi menyebut korban tewas berasal dari sejumlah negara. Mereka terdiri atas empat warga Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Baca juga :
Ini 5 Font Tertua di Dunia yang Dipakai Hingga Kini

Para korban luka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun, sebagian di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Selain menimbulkan korban jiwa, serangan tersebut menyebabkan kerusakan properti di area bandara. Pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan memastikan keamanan fasilitas penerbangan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Houthi Yaman Arab Saudi Serangan Houthi