AS Batasi Penerbangan Drone di Perbatasan Meksiko, Kenapa?

M.Habib Saifullah | Sabtu, 17/10/2026 11:40 WIB


Pemerintah AS memberlakukan pembatasan sementara penerbangan di sepanjang perbatasan dengan Meksiko dan melarang penerbangan drone tanpa izin. Pihak berwenang bekerja di lokasi kejadian bus penumpang ditabrak kereta api saat mencoba menerobos rel, di Atlacomulco, Meksiko, 8 September 2025. REUTERS

JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberlakukan pembatasan sementara penerbangan di sepanjang perbatasan dengan Meksiko dan melarang penerbangan drone tanpa izin, demikian disampaikan Departemen Perang AS, Jumat (16/10).

“Departemen Transportasi AS (DOT), Departemen Perang AS (DoW), dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) hari ini mengumumkan upaya terkoordinasi baru untuk memperkuat keamanan wilayah udara di sepanjang perbatasan selatan AS melalui pembatasan sementara penerbangan drone,” kata departemen tersebut dalam sebuah pernyataan.

Pembatasan yang mulai berlaku pada Jumat itu melarang penerbangan drone tanpa izin pada ketinggian hingga 400 kaki (sekitar 122 meter) di atas permukaan tanah, dalam zona selebar sekitar satu mil laut di sebelah utara perbatasan AS-Meksiko, menurut pernyataan tersebut.

Mengutip Menteri Perang AS Pete Hegseth, departemen itu menyatakan bahwa militer AS berniat untuk menembak jatuh setiap drone yang dioperasikan oleh kartel narkoba di sepanjang perbatasan, termasuk dengan menggunakan senjata laser.

Baca juga :
Ketika Doa Menjadi Kekuatan Utama di Tengah Kesulitan

Sementara itu, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin mengatakan bahwa pembatasan tersebut akan membantu mengganggu kegiatan pengintaian udara dan jalur logistik yang digunakan oleh organisasi kriminal transnasional, sekaligus menjamin keselamatan personel keamanan AS yang ditempatkan di sepanjang perbatasan selatan negara itu.

Baca juga :
Tujuan dari Kampanye Kesadaran Kesehatan Paru-Paru Setiap 25 Oktober

Sebelumnya, pada Oktober, media melaporkan bahwa militer AS mulai menguji sistem penangkal drone di sepanjang perbatasan selatan sebagai respons terhadap meningkatnya aktivitas kartel. Dalam satu bulan terakhir, militer dilaporkan mencatat 378 insiden masuknya drone ke wilayah tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga :
Keberanian Menyampaikan Kebenaran di Hadapan Penguasa Zalim
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Larangan Drone Amerika Serikat Kartel Narkoba