Memanas, Houthi Ajukan Kesepakatan Lindungi Bandara dan Pelabuhan

M.Habib Saifullah | Senin, 12/10/2026 18:16 WIB


Houthi menyatakan kesiapannya untuk mengambil langkah-langkah timbal balik bersama Arab Saudi guna menjaga agar fasilitas kemanusiaan berada di luar eskalasi. Para pengunjuk rasa, sebagian besar pendukung Houthi, di Sanaa, Yaman 5 Juli 2024. (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Kelompok Houthi Yaman pada Sabtu (10/10) menyatakan kesiapannya untuk mengambil langkah-langkah timbal balik bersama Arab Saudi guna menjaga agar bandara, pelabuhan, dan fasilitas lain yang memiliki fungsi kemanusiaan tetap berada di luar eskalasi konfrontasi militer.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh saluran televisi al-Masirah yang dikelola Houthi, kelompok tersebut menyatakan kesiapan agar "semua pihak" menahan diri untuk tidak menargetkan lokasi-lokasi yang penting bagi kemanusiaan, dengan menyebut bandara dan pelabuhan laut sebagai prioritas.

Pernyataan tersebut muncul ketika konfrontasi antara kelompok Houthi dan Arab Saudi semakin intensif, dengan serangan udara terhadap wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman terus berlanjut, sementara kelompok tersebut melancarkan serangan rudal dan drone terhadap target-target di dalam wilayah Arab Saudi, termasuk bandara.

Yaman dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi menguasai ibu kota Sana`a dan sebagian besar wilayah utara Yaman.

Baca juga :
Kisah Nabi Nuh AS, Ratusan Tahun Dakwah Tanpa Lelah

Koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, yang kini berkedudukan di kota pelabuhan Aden di Yaman selatan.

Baca juga :
Legislator Minta Pengelolaan Benda Sejarah dari Belanda Libatkan Ahli Waris
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Houthi Yaman Serangan Houthi Bandara Riyadh