
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR RI Budi Muliawan saat menghadiri Pagelaran Rakyat dalam Gelar Budaya Ngaos, Mamaos, Maenpo, di Cianjur, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026). (Foto: Humas MPR)
JAKARTA - Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR RI Budi Muliawan mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan melestarikan budaya daerah.
Hal itu disampaikan Budi Muliawan saat menghadiri Pagelaran Rakyat dalam Gelar Budaya Ngaos, Mamaos, Maenpo, di Cianjur, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz tersebut mengusung tema "Dengan Empat Pilar MPR Kita Lestarikan Budaya Perkuat Persatuan".
Wawan, sapaan akrab Budi Muliawan mengatakan, gelar budaya tersebut penting untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya Cianjur, kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda.
Ditegaskannya, Ngaos, Mamaos, dan Maenpo bukan sekadar kesenian atau tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Ketiganya merupakan bagian dari filosofi kehidupan masyarakat Cianjur.
"Ngaos, Mamaos, Maenpo ternyata merupakan tiga pilar kehidupan masyarakat Kabupaten Cianjur, filosofi kehidupan masyarakat Cianjur," ujar alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini.
Wawan menjelaskan, Ngaos berkaitan dengan kehidupan spiritual dan kegiatan mengaji. Sementara Mamaos berkaitan dengan seni dan estetika, sedangkan Maenpo mencerminkan ketangguhan yang diwujudkan melalui seni bela diri pencak silat.
Ketiga nilai tersebut, lanjutnya, menggambarkan konsep manusia yang paripurna. Yakni manusia yang mampu membangun hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, serta lingkungan di sekitarnya.
Lebih lanjut, Wawan menyampaikan bahwa pengenalan budaya lokal menjadi penting di tengah derasnya arus budaya dari luar negeri yang mudah diakses generasi muda melalui berbagai platform.
Karena itu, ia berharap kegiatan seperti Gelar Budaya Ngaos, Mamaos, Maenpo dapat membuat generasi muda semakin dekat dengan warisan budaya daerahnya sendiri.
Sehingga, budaya tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi tetap hidup di hati generasi muda, dan terus dijaga hingga generasi selanjutnya.
"Jangan sampai generasi muda kita lebih mengenal budaya asing dan melupakan identitas sendiri," lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur Asep Suherman, beberapa anggota DPRD Kabupaten Cianjur, serta masyarakat setempat.